Episode ini juga menyoroti bagaimana para siswa menyelesaikan semua tugas mereka dengan bantuan ChatGPT.
Sebagian besar episode ditulis oleh Parker, tetapi beberapa menit terakhir diyakini sebagai karya chatbot ketika Wendy mengetahui bahwa pesan dari Stan dibuat oleh AI.
Stan meminta ChatGPT untuk menulis cerita yang terjadi di South Park, di mana seorang anak laki-laki bernama Stan harus meyakinkan pacarnya bahwa tidak apa-apa jika dia berbohong tentang penggunaan AI untuk mengirim pesan buatnya.
"Semuanya baik-baik saja karena dia memberi tahu semua orang bahwa itu bukan salahnya, dan pada akhirnya semua orang setuju dengan dia, dan pacarnya pun benar-benar memaafkannya."
Stan mengirimkan pertanyaan ke ChatGPT, yang dimulai dengan “berpikir”. Dalam hitungan detik, ChatGPT membalasnya dengan kisah yang aneh.
“Dahulu kala, ada seorang anak laki-laki bernama Stan yang tinggal di South Park. Stan sangat mencintai pacarnya, tapi akhir-akhir ini dia tidak jujur padanya. Suatu hari, ketika Stan sampai di sekolah, dia didekati oleh sahabatnya,” begitu balasan dari ChatGPT.
Stan kemudian mengetahui bahwa Wendy ketahuan memakai ChatGPT oleh para guru yang sedang gempar atas “kecurangan” tersebut.
“Dengar, semuanya, kita tidak bisa menyalahkan orang yang menggunakan ChatGPT. Itu bukan kesalahan mereka,” ujar Stan sambil meratap di lengannya.
“Jadi, salah siapa itu?” tanya Mr. Garrison.
“Aku akan memberitahumu siapa yang salah. Perusahaan teknologi raksasalah yang membuat Open AI, mengemasnya, memonetisasinya, dan mendorongnya kepada kita semua secepat mungkin untuk maju.
Baca Juga: Gemasnya Jennie “Blackpink” dalam Koleksi Underwear Calvin Klein bersama Kendall Jenner
“OpenAI sangat kuat sehingga harus menjadi sesuatu yang dapat digunakan, dikontrol, dan disumbangkan oleh semua orang.
“Kalau tidak, AI akan dikendalikan oleh perusahaan yang hanya menginginkan keuntungan yang tidak adil seperti yang dilakukan Cartman,” sahut Stan.
Pencipta South Park, Trey Parker dan Matt Stone, sebelumnya sudah menyatakan minat mereka terhadap AI. Keduanya mendapat investasi sebesar 20 juta dollar di studio AI mereka, Deep Voodoo, pada Desember 2022.
Meskipun ChatGPT dinilai menunjukkan kemajuan kecerdasan buatan, tetapi juga memicu ketakutan bahwa chatbot bakal mengambil alih banyak pekerjaan.
Artikel Terkait
Austin Butler Dihibur Angela Bassett Saat Dikalahkan Brendan Fraser di Academy Award
Studi: Pekerja Bergaji Rendah Cenderung Mati Lebih Cepat
Ada Mudik Motor Gratis Kemenhub, Cek Syaratnya di Sini
CEO Silicon Valley Bank Gregory Becker Liburan ke Hawaii, Tinggalkan Kekacauan Usai Dipecat
Kejatuhan Silicon Valley Bank Juga Dipicu Siaran Pers dengan Jargon dan Timing yang Buruk?
Sudah Putus dari Mario Dandy, Amanda Akui Tak Punya Hubungan Spesial dengan Kekasih AG Itu