Mengapa Angka Kasus Kematian Mendadak Artis Korea Sangat Tinggi? Mungkin Ini Penyebabnya!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 13 April 2023 | 06:30 WIB
Ilustrasi: Banyak artis Korea yang meninggal secara mendadak, dan tidak sedikit yang penyebabnya tidak terungkap. (Pexels/Ksenia Chernaya)
Ilustrasi: Banyak artis Korea yang meninggal secara mendadak, dan tidak sedikit yang penyebabnya tidak terungkap. (Pexels/Ksenia Chernaya)

PejuangKantoran.com - Selain terkenal dengan dunia hiburannya, Korea Selatan juga dikenal dengan angka bunuh dirinya yang sangat tinggi. Termasuk para artisnya.

Banyak artis Korea yang meninggal secara mendadak, dan tidak sedikit yang penyebabnya tidak diketahui (atau tidak diungkap) dan bunuh diri.

Sebenarnya, apa yang terjadi dengan dunia hiburan di Korea Selatan?

Baca Juga: Zaskia Sungkar Kasih Bocoran Mengapa Buka Warung di Kantor Selama Ramadhan

Menurut Kim Dae-o dari The Guardian, bunuh diri sebenarnya tidak hanya banyak terjadi di industri hiburan Korea Selatan saja.

Meskipun dalam 30 tahun terakhir ia sudah meliput 30 kasus bunuh diri, tetapi Dae-o yakin itu adalah masalah semua orang di Korea Selatan.

Faktanya, lebih banyak orang Korea Selatan yang bunuh diri daripada orang-orang di negara OECD (Economic Cooperation and Development), yang meliputi Australia, Austria, Belgia, Kanada, Chili, Kolumbia, Kosta Rika, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, dan Yunani.

Di antara banyak artis yang meninggal mendadak dengan cara bunuh diri, tidak sedikit yang terjadi pada kaum perempuan.

Meskipun begitu, banyak juga artis laki-laki yang melakukannya, seperti Kim Jong Hyun dari grup SHINee pada Desember 2017.

Alasan banyak artis perempuan Korea Selatan meninggal mendadak

Ada banyak faktor yang bisa membuat seseorang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Bagi Song Yoo Jung dan Oh In Hye, kemungkinan alasannya adalah karier yang mulai memudar.

Namun, bagi Sulli dan Goo Hara, idola muda yang juga adalah sepasang sahabat, alasannya lebih terkait dengan tekanan hidup di mata publik.

Khusus untuk Sulli, ia sudah lama menjadi bulan-bulanan netizen setelah “bergabung” dengan kelompok feminis yang menganjurkan perempuan untuk tidak memakai bra.

Baca Juga: Nggak Nyangka, Begini Rutinitas Perawatan Kulit Hamish Daud!

Secara keseluruhan, selama sepuluh tahun terakhir angka bunuh diri perempuan muda Korea Selatan meningkat sekitar 5% per tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Guardian, Dw.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X