PejuangKantoran.com - Penipuan atas nama investasi alias investasi bodong lagi-lagi terjadi. Kali ini pelakunya adalah seorang “Crazy Rich Surabaya” pemilik Robot Trading Auto Trade Gold (ATG).
Tak tanggung-tanggung, total jumlah kerugian yang diderita para korban mencapai Rp9 miliar! Kasus ini menjadi pembicaraan karena ada sejumlah artis yang diduga ikut menerima aliran dana tersebut, di antaranya Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Stefan William, Dr. Tirta, hingga Haji Faisal.
Pemilik Robot Trading ATG adalah Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo. Robot trading yang dimilikinya ini diklaim dapat menggantikan manusia untuk melakukan kegiatan trading, seperti jual beli, analisis pasar, hingga menghasilkan profit yang bisa dilakukan secara otomatis.
Baca Juga: Aman dan Praktis, Begini Cara Mendaftar QRIS untuk Usaha
Jadi, saat melakukan investasi, pengguna cukup memantau karena si robot trading yang disebut Expert Advisor (EA) ATG akan mencari profit sebanyak 0.5%-3% setiap hari atau 10%-15% per bulan. Menggiurkan sekali, bukan?
Namun, seperti kata pepatah “too good to be true”, investasi Robot Trading ATG ini ternyata termasuk investasi bodong alias tidak berizin.
Cara Wahyu Kenzo merayu para investornya
Bisnis investasi Robot Trading ATG ini bisa dibilang sangat berhasil karena sudah memiliki 25.000 member. Tidak hanya berasal dari Indonesia, ada banyak member yang juga berasal dari Amerika, Rusia, Prancis, Cina, Inggris, Uni Emirat Arab (UEA), dan Singapura.
Menurut Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, yang dilakukan Wahyu Kenzo untuk merayu para investornya adalah menggunakan investasi susu nutrisi dengan bonus Robot Trading ATG yang keuntungannya sangat menjanjikan.
Para investor percaya dengan janji palsu Wahyu karena Robot Trading ATG diketahui dimiliki oleh PT Pansaky Berdikari Mandiri yang sudah memiliki izin dari Kementerian Perdagangan.
Baca Juga: 3 Keuntungan Utama Membeli Asuransi Kesehatan Sejak Dini untuk Jangka Panjang
Namun, perusahaan ini sebenarnya hanya diizinkan menjual produk susu nutrisi, bukan investasi robot trading.
Wahyu Kenzo sendiri memang sudah membeli 55% saham PT Pansaky Berdikari pada 11 Juni 2021 sehingga membuatnya bisa melakukan apapun atas nama perusahaan tersebut.
Salah satunya adalah menjual investasi Robot Trading ATG yang tidak memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Selain itu, karena dijanjikan bisa mencairkan dana setiap Senin-Jumat dengan proses 1×24 jam, para investor tidak merasa khawatir menginvestasikan uang mereka.
Artikel Terkait
Sering Ngantuk Saat Puasa? Ini 8 Cara Biar Nggak Ngantuk di Kantor
4 Jurusan Kuliah yang Banyak Dicari Perusahaan BUMN, Jurusan Kamu Termasuk Nggak?
Honorer Dihapus November 2023, MenpanRB Sebut Tak Bakal Ada PHK Masal
5 Amalan untuk Meraih Malam Lailatul Qadar, Salah Satunya Perbanyak Ibadah!
Mutiara Sofya Masih Melakukan Tradisi Makmeugang untuk Menyambut Ramadhan
David Sudah Bisa Berbicara, tapi Belum Mengenali Siapa yang Mengajaknya Bicara