Ada beberapa faktor mendorong fenomena tersebut, seperti kemiskinan, pengangguran, ketidaksetaraan dan kekerasan berbasis gender, konflik generasi, single parent, pola asuh yang buruk, kesejahteraan sosial yang tidak memadai, dan bagi para artis adalah persaingan.
Menurut Jang Soong-nang, peneliti sosial epidemiologi di Universitas Chung-ang, media sosial juga berperan dalam kasus bunuh diri di kalangan artis Korea Selatan.
Semua yang dilakukan dan dikatakan oleh mereka bisa dimanipulasi, dikritik, dan tidak jarang di-bully.
Media dan industri hiburan juga bertanggungjawab
Selain masyarakat Korea Selatan yang terlalu terobsesi dengan kehidupan para artis, sebagian tanggungjawab atas fenomena ini juga terletak pada media dan wartawan.
Media disebut-sebut hanya memikirkan jumlah klik untuk membuat artikel mereka, sehingga hal itu mendorong mereka membuat berita bohong dan penuh spekulasi.
Baca Juga: Ngaku Penakut, Mutiara Sofya Malah Jadi Hantu di Film Horor Teman Tidur
Dae-O bilang, industri hiburan Korea Selatan sendiri juga harus memikul banyak tanggungjawab. Orang-orang yang bekerja di sana memperlakukan artis sebagai komoditas untuk memperoleh sebanyak mungkin keuntungan dalam waktu sesingkat mungkin.
Situasinya lebih buruk bagi artis perempuan karena tidak jarang publik lebih tertarik pada sisi seksualitas mereka.
Jadi, banyak pihak yang sebenarnya bertanggungjawab terhadap fenomena kematian mendadak, termasuk akibat bunuh diri, para artis Korea Selatan.
Khususnya untuk artis perempuan yang sering menjadi sasaran empuk media. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Cuaca Panas Mendidih, Jangan Lupa Lindungi Kulit Kamu dari Bahaya Radiasi Matahari
David Sudah Bisa Berbicara, tapi Belum Mengenali Siapa yang Mengajaknya Bicara
Heboh Penipuan Robot Trading ATG, Apa Tanda-tanda Investasi Bodong?
Hari Bawa Bekal Nasional: Kenapa Kamu Harus Bawa Bekal Sendiri Dibanding Jajan di Luar?
Penerimaan AKPOL 2023 Sudah Dibuka, Cek Syarat Lengkapnya di Sini
Doa Terhindar dari Neraka dan Mendapat SurgaNya, Bisa Diucapkan Sampai Akhir Ramadhan