Menurut sutradara Kim Dae-woo, “The Hidden Face” berusaha mengeksplorasi aspek moral yang ambigu dari sifat manusia dengan cara menempatkan para karakternya dalam situasi yang ekstrem.
“Tidak ada kebaikan atau kejahatan yang mutlak dalam diri seseorang, yang ada hanya keputusan spontan yang didorong oleh niat dan keinginan,” ujarnya.
Dae-woo juga mengatakan bahwa ia sangat berhati-hati dalam merancang ruang rahasia yang mirip labirin di film, yang digambarkan untuk mewakili aspek misterius dan tidak diketahui dari sifat manusia yang terkubur jauh di alam bawah sadar.
Ia berkata, “Saya percaya setiap orang memiliki ruang rahasia yang tersembunyi di dalam kesadaran mereka. Dalam film ini, ruangan tersebut memiliki makna simbolis yang menyinggung aspek-aspek tersebut.”
Baca Juga: Penyakit yang Ditanggung dan Tidak Ditanggung oleh BPJS Kesehatan: Apa yang Perlu Kamu Tahu?
Cho Yeo Jeong juga berusaha keras untuk menggambarkan keputusasaan yang dirasakan Soo Yeon ketika terperangkap di dalam kamar dan dipaksa untuk menyaksikan pengkhianatan tunangannya.
“Secara fisik sangat menantang untuk menggedor-gedor pintu dan dinding serta berteriak tanpa henti agar didengar. Namun, saya tetap mencoba untuk menggambarkan perubahan intensitas gedoran dan teriakannya seiring berjalannya waktu,” ceritanya.
“Saya sangat fokus pada adegan saya di dalam ruangan sehingga, pada akhir pembuatan film, saya hampir terikat dengan ruangan itu.” (Elga Windasari)