Episode ketiga, dari sudut pandang psikolog saat berinteraksi dengan Jamie. Perlahan-lahan penonton bisa melihat bagaimana karakter Jamie dari respons dan reaksinya terhadap pertanyaan-pertanyaan psikolog.
Episode keempat, dari sudut pandang ayah Jamie dan seluruh anggota keluarganya dalam menerima kenyataan dan melanjutkan hidup setelah apa yang terjadi pada Jamie.
Cerita Jamie Miller ini tidak diangkat dari kisah nyata, tetapi merupakan ekspresi kegelisahan pencipta mini seri ini, Stephen Graham, terhadap semakin meningkatnya aksi kriminalitas remaja di bawah 17 tahun yang melakukan pembunuhan dengan tusukan pisau.
Baca Juga: Kim Soo Hyun Klarifikasi Terkait Tuduhan Pacari Kim Sae Ron: Aku Tidak Melakukan Apa yang Dituduhkan
"Saya bisa saja membuat drama tentang geng dan kejahatan dengan senjata tajam, atau tentang anak yang ibunya pecandu alkohol atau ayahnya pelaku kekerasan,” ujar Stephen.
“Tapi sebaliknya, saya ingin penonton saat melihat keluarga ini akan berpikir, 'Ya ampun! Ini bisa saja terjadi pada kita semua!' Apa yang terjadi di sini adalah mimpi buruk yang terburuk yang terjadi pada keluarga biasa," pungkasnya.
Stephen Graham, yang berperan sebagai ayah Jamie di Adolescence, juga bertindak sebagai penulis skenario dan produser eksekutif. (Syanne Susita)