senggang

Sejarah Matcha di Dunia dan Indonesia Ternyata Bukan Asli Jepang dan Perkembangannya Didorong Pandemi!

Senin, 15 September 2025 | 12:15 WIB
Matcha yang diakui sebagai minuman sehat, aslinya ternyata bukan dari Jepang. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Popularitas matcha memang sedang naik dalam beberapa tahun belakangan ini. Kepopuleran ini tak lepas dari peran media sosial dan manfaat untuk kesehatan yang sangat luas.

Menurut web site globaledge.msu.edu, pasar global untuk matcha diperkirakan tumbuh pada tingkat tahunan gabungan sebesar 9,44% antara tahun 2022 dan 2027. Dan ini mencapai pendapatan yang diharapkan sebesar $5,5 miliar pada tahun 2027.

Jepang adalah eksportir matcha terkemuka, dengan Cina, Sri Lanka, India, dan AS sebagai importir terbesar.

Meskipun Jepang menjadi eksportir matcha terkemuka saat ini dan sudah dikenal sebagai negeri asal matcha, namun asal-usul matcha sebenarnya justru bukan dari Jepang.

Matcha Bukan dari Jepang

Asal usul matcha dapat ditelusuri kembali ke Tiongkok (China) pada masa Dinasti Tang pada kurun tahun 618-907 M. Saat itu di Tiongkok kuno, matcha terutama digunakan dalam upacara keagamaan.

Baca Juga: Sama-Sama Mengandung Kafein, Mengapa Matcha Lebih Cocok Untuk Membuat Fokus Lebih Tajam Dibanding Kopi?

Pada Dinasti Song (960-1279), cara membuat teh bubuk (mengambil dan mengocok bubuk teh ke dalam air panas) menjadi populer sebagai bagian dari ritual oleh kaum Buddhis Zen (Chan)

Matcha baru masuk Jepang justru pada abad ke-20, tepat tahun 1191. Pada tahun itu, seorang biksu Jepang bernama Eisai membawa biji teh dan budaya membuat teh bubuk dari Tiongkok ke Jepang.

Teh bubuk ini kemudian digunakan dalam ritual keagamaan (Zen) dan dalam praktik budaya teh dalam biara‐biara di Jepang.

Selama periode Kamakura (tahun 1185-1333), biji teh yang diperkenalkan oleh Eisai ditanam di beberapa tempat seperti Togano'o, Kyoto. Ini awalnya yang membuat Kyoto kemudian dikenal sebagai salah satu daerah penghasil teh terbaik di Jepang.

Matcha Berkembang Pesat di Jepang

Meskipun Tiongkok adalah tempat asalnya, matcha justru berkembang pesat dan menjadi bagian penting budaya di Jepang. Saat ini, Jepang adalah penghasil matcha utama, dengan sejarah panjang teknik budidaya dan pengolahan yang telah diwariskan turun-temurun.

Uji (Kyoto) menjadi pusat produksi teh unggulan, termasuk matcha, lama setelah itu. Teknik‐teknik budidaya (termasuk peneduhan/penghalangan cahaya) dikembangkan di Uji untuk menghasilkan daun teh dengan cita rasa dan warna yang lebih baik.

Halaman:

Tags

Terkini