- Akhir tahun adalah salah satu musim terbaik (cuaca cenderung stabil di banyak spot).
- Bisa ikut program monitoring terumbu karang, pengamatan hiu, atau program “reef health survey”.
6) Pelayaran Liveaboard Eco-Friendly di Labuan Bajo – Komodo (NTT)
- Banyak operator baru yang menerapkan prinsip low-impact: tanpa plastik, solar panel, dan edukasi konservasi komodo.
- Rute: Padar – Pink Beach – Manta Point – Pulau Komodo.
7) Ekowisata Mangrove & Ekowisata Bahari di Karimunjawa (Jawa Tengah)
- Aktivitas: adopsi mangrove, snorkeling konservasi, hiking ringan.
- Spot mudah dijangkau dari Jawa, cocok untuk akhir tahun dengan anggaran sedang.
8) Wisata Vulkanologi Ramah Lingkungan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (Jawa Timur)
- Alternatif ekowisata: sunrise tanpa jeep (‘ngopi’ sunrise trekking), jalur hiking konservasi, camping berlisensi.
- Tingkatkan pengalaman: “geotourism” dengan belajar proses vulkanologi dan kultur Tengger.
Baca Juga: 10 Hacks Untuk Mengurangi Bobot Koper Atau Tas Kamu yang Masuk ke Dalam Bagasi Pesawat
9) Wisata Konservasi Penyu di Sukamade (Jawa Timur)
- Pantai konservasi penyu terbesar di Jawa.
- Aktivitas: memindahkan telur ke hatchery, melepas tukik, edukasi satwa laut.
- Cocok untuk keluarga dan traveler edukatif.
10) Ekowisata Desa Adat dan Danau di Taman Nasional Bali Barat
- Aktivitas: trekking hutan kering, birding jalak Bali, snorkeling Menjangan.
- Beberapa desa adat sudah punya paket homestay berbasis komunitas.
- Lebih tenang dibanding Bali Selatan.
***