Terpencil dan bersalju
Meski sanatorium tersebut sekarang sudah berubah menjadi hotel dan fasilitas wisata modern, hubungan Davos dengan dunia budaya tetap berlanjut.
Setiap tahun, WEF memberikan Crystal Awards kepada para seniman yang dinilai memberi dampak positif bagi dunia. Penerima penghargaan ini datang dari berbagai bidang, dari musik, film, hingga penyiaran, yang menegaskan bahwa perubahan global tidak hanya lahir dari kebijakan dan ekonomi, tetapi juga dari seni dan budaya.
World Economic Forum sendiri pertama kali digelar di Davos pada tahun 1971, saat masih bernama European Management Symposium.
Pendiri WEF, Profesor Klaus Schwab, memperkenalkan konsep multistakeholder theory, yaitu gagasan bahwa bisnis memiliki tanggung jawab tidak hanya kepada pemegang saham, tetapi juga kepada seluruh pihak yang terdampak oleh aktivitasnya.
Baca Juga: Platform Video Vimeo Mem-PHK Karyawan Globalnya usai Diakuisisi Pemilik WeTransfer
Pemilihan Davos yang terpencil dan bersalju bertujuan menciptakan tempat peristirahatan dengan suasana santai, menghilangkan gangguan sehari-hari, dan mendorong percakapan yang terbuka, agar para peserta bisa berdiskusi secara jujur dan saling menghormati.
Lingkungan pegunungannya juga menawarkan tempat yang netral, sehingga para peserta bisa menyelami tantangan global seperti stabilitas ekonomi, perubahan iklim, dan isu-isu sosial.
Nilai-nilai inilah yang kemudian dikenal sebagai “Davos Spirit”, dan sampai sekarang masih menjadi ciri khas setiap pertemuan World Economic Forum.
Dengan latar belakang tersebut, Davos bukan sekadar jadi lokasi konferensi elite dunia. Davos menjadi pertemuan antara alam, sejarah, dan budaya, yang membuatnya tetap relevan hingga saat ini.