"Tugasku paling berat adalah kelihatan tidak grogi di depan kamera. Setiap kali mau take adegan merayu, jantung tuh nyut-nyutan. Tiap giliran adegan merayu, aduh, ini bukan Ajil banget!” serunya terkekeh.
Bahkan, sejak reading, Ajil tidak dapat menahan rasa geli setiap kali latihan dialog. Sambil membatin, ia berucap jangan sampai dirinya terbawa dengan gaya Sadali.
“Yang jelas, satu hal gue pastikan adalah gue nggak akan merayu-rayu seperti Sadali. Karena setiap kali membaca skrip, di kepala sudah berkomentar cah, cah, cah gitu!
"Tiap latihan dialog Sadali, gue selalu aduh, aduh! Sebisa mungkin jangan sampai ya, Ajil ngikutin kayak gitu!” pungkasnya sambil tertawa.