senggang

Film 'Ibadah dan Cinta', Ketika Pemuda Agnostik Jatuh Cinta pada Putri Kyai Pemilik Pesantren

Senin, 31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
Film "ibadah dan Cinta" yang dibintangi Achmad Megantara dan Indah Permatasari mengangkat kisah dinamika pasangan dengan pandangan agama yang berbeda. (Youtube @cinema21)

PejuangKantoran.com - Sutradara Jastis Rimba kembali menggarap film religi. Kali ini diangkat dari novel terbaru karya Nadzira Shafa berjudul Ibadah dan Cinta.

Yang menjadi fokus cerita dalam versi filmnya adalah bagaimana perbedaan bisa dipersatukan. Achmad Megantara berperan sebagai Rico, anak muda asal Australia yang memiliki sikap agnostik. Ia mempertanyakan nilai-nilai ketuhanan maupun agama.

"Karakter Rico ini orang Indonesia yang besar di Australia dan sangat kurang dalam paparan ilmu agama. Dia mengaku beragama Islam, tapi setelah dewasa, dia menentukan kalau dirinya seorang agnostik.

Baca Juga: Cerita Budi Doremi, BCL, dan Mawar Eva de Jongh tentang Single Baru Mereka yang Dirilis Agustus

"Bukan ateis ya, yang tidak mempercayai Tuhan dan tidak memiliki agama. Dia mempercayai adanya Tuhan tapi dia tidak memilih agama apapun," ujar Megan, sapaan Achmad Megantara, saat talk show Ibadah dan Cinta di Botani Square Mall, Bogor, Jumat (28/8/2026).

Namun, pandangan Rico terhadap Tuhan mulai berubah ketika ia bertemu dengan Santun (Indah Permatasari), ustazah muda yang cerdas, anggun, dan memiliki prinsip kuat.

Ketika Rico jatuh cinta kepada putri kyai pemilik pesantren itu, konflik datang saat mereka berusaha menyatukan pandangan mereka yang berbeda. Bukan hanya itu, tetapi juga bagaimana agar keluarga Rico dan Santun bisa menerima seutuhnya pasangan ini.

"Berperan sebagai ustazah, aku harus banyak membaca-baca Al-Qur'an. Bahkan, ada satu scene di mana aku harus ngapalin satu ayat yang sebelumnya aku pun tidak tahu itu ayat apa.

"Kayak aku baru tahu pada saat syuting dan aku harus hafal secepat mungkin untuk teks itu," seru Indah.

Terlepas dari tuntutan untuk fasih membaca ayat-ayat Al-Qur'an yang ada di skenario, Indah sangat menikmati bekerja di projek film Ibadah dan Cinta. Bahkan ketika syuting di Melbourne, Indah sangat menikmati dan merasa kru yang sangat kecil itu jadi seperti keluarga.

Baca Juga: Berperan sebagai Ustaz di Film 'Munafik: Melawan Iblis', Arya Saloka Jadi Belajar Agama Islam Lagi

Keakraban itu juga yang akhirnya membawa sang suami, Arie Kriting, ikut tampil sebagai cameo.

"Kalau Bang Arie tuh, dia selalu support dalam karir aku. Dia senang aku bisa dapat karakter seperti ini. Soal dia di film, itu bentuk dari dukungan. Jadi apa saja, dia mau kalau itu support buat saya," serunya.

Sementara itu buat Megan, yang cukup sering terlibat dalam proyek film religi, Ibadah dan Cinta memiliki banyak layer yang membedakannya dengan film religi lainnya.

Yang terpenting, bagaimana para filmmaker dan pemain menciptakan perbedaan sehingga film tersebut tidak terlihat stereotip film religi.

Halaman:

Tags

Terkini