Asyiknya lagi, mereka berkolaborasi dengan VIU yang memberikan kebebasan untuk berkreasi. Tim VIU hanya memberikan saran-saran seperti untuk karakter A sebaiknya bajunya seperti ini.
“Karakter ini, penampilannya seperti ini. Jadi, diskusinya lumayan banyak dan kita sangat terbantu dalam menciptakan satu produksi yang memenuhi standar kualitas kedua belah pihak.
“Dari saya pribadi, ada kepuasan tersendiri karena saya menggarap series ini from scratch, dari nol,” serunya. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Terkait Hari Pangan Sedunia, Pemuda Katolik Sebut Krisis Air Bersih di Wilayah Jakarta Selatan
Jangan Panik Kalau Kamu Ditanya Pertanyaan Tak Masuk Akal saat Wawancara Kerja
Canberra Kekurangan Guru Bahasa Indonesia, UPI Kirim Dosen Muda sebagai Guru Bantu di Adelaide
Brain Teaser Question yang Kerap Ditanyakan Google dan Apple pada Pelamar Saat Wawancara Kerja
Jangan Salah Pilih Teman, Ini 3 Tipe Teman yang Bisa Mempengaruhi Kesuksesan Dirimu
Batik Durian Lubuklinggau: Dokumentasi Perjalanan Mengembangkan Batik “From Scratch"