"Referensi lainnya yang saya pakai untuk pendalaman karakter lebih banyak didapat secara audio. Kalau visual, rada kurang memang untuk Bung Paul!”
Baca Juga: Jangan Lupa Lakukan Pemadanan NIK jadi NPWP Sebelum 31 Desember 2023!
Alasan kedua adalah karena ia menganggap film ini penting untuk menjadi legasi bagi penonton yang lebih muda, yang umumnya tidak mengenal Srimulat.
Morgan melihat film ini sebagai sebuah warisan kebudayaan di mana penonton zaman sekarang bisa mendapat satu perspektif baru.
“Film ini membuka mata dan memberi tahu generasi baru yang lebih muda kalau, ‘Dulu ada lho, komedi legenda Indonesia.’ Srimulat itu ibaratnya bapak ibunya komika Indonesia!” ujarnya. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Angga Yunanda Menaikkan Berat Badan 15 Kilogram untuk Menjadi Muklas di Budi Pekerti
Pujian Dian Sastro untuk Arya Saloka Saat Berhasil Lepas dari Sosok Aldebaran demi Gadis Kretek
Dior Disebut Ganti Model Bella Hadid Karena Bela Palestina, Warganet #BoycottDior
Alasan Bio One Langsung Pakai Kostum Karakter Saat Latihan Adegan Pertaruhan The Series 2
Reza Rahadian Tegaskan, Cukup Satu Periode Jadi Ketua Komite FFI. Apa Rencana Dia Selanjutnya?
Sebelum Jadi Ketua MK, Anwar Usman Ternyata Pernah Main di Film yang Viral Tahun 80-an
Brave FC 76, Atlet MMA Rizal Zulmi Butuh Banyak Turnamen