Dirut Sido Muncul: Warisan Budaya Takbenda UNESCO Harus Berdampak terhadap Industri Jamu Indonesia

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Jumat, 8 Desember 2023 | 21:05 WIB
Ilustrasi: Menurut Direktur Utama Jamu Sido Muncul Irwan Hidayat, Status Warisan Budaya Takbenda atau WBTB untuk jamu Indonesia tidak ada apa-apanya jika tidak ada implikasi terhadap industri jamu Indonesia. (Freepik/wirestock)
Ilustrasi: Menurut Direktur Utama Jamu Sido Muncul Irwan Hidayat, Status Warisan Budaya Takbenda atau WBTB untuk jamu Indonesia tidak ada apa-apanya jika tidak ada implikasi terhadap industri jamu Indonesia. (Freepik/wirestock)

PejuangKantoran.com - Direktur Utama PT Perusahaan Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk atau Jamu Sido Muncul atau SIDO Irwan Hidayat menyampaikan pandangannya tentang jamu di House of Jamu Sido Muncul Jakarta, Jumat (8/12/2023).

Direktur Utama Jamu Sido Muncul atau SIDO Irwan Hidayat menunjuk pada status Warisan Budaya Takbenda atau WBTB atau Intangible Cultural Heritage atau ICH UNESCO untuk budaya minum jamu sehat Indonesia.

Pengumuman Ikhwal status Intangible Cultural Heritage atau WBTB atau ICH atau Warisan Budaya Takbenda UNESCO untuk budaya minum jamu sehat Indonesia terlaksana pada Rabu (6/12/2023).

Baca Juga: Jangan Lupa Lakukan Pemadanan NIK dan NPWP Sebelum 31 Desember 2023, Ini Akibatnya Jika Tak Dilakukan!

Lokasi pengumuman status ICH atau WBTB atau Warisan Budaya Takbenda atau Intangible Cultural Heritage UNESCO untuk budaya minum jamu sehat Indonesia ada di Sidang Konvensi ICH UNESCO di Kasane, Botswana, Afrika.

"Status Warisan Budaya Takbenda atau WBTB untuk jamu Indonesia tidak ada apa-apanya jika tidak ada implikasi terhadap industri jamu Indonesia," ucap Direktur Utama Jamu Sido Muncul Irwan Hidayat.

Intangible Cultural Heritage atau ICH atau WBTB

Irwan Hidayat, Direktur Utama Jamu Sido Muncul di House of Jamu Sido Muncul mengatakan ada dua hal yang bisa dilakukan industri jamu Indonesia pascapenentuan status Intangible Cultural Heritage atau ICH UNESCO untuk budaya minum jamu sehat Indonesia.

"Pertama, industri jamu Indonesia harus bisa ekspor," kata Direktur Utama Jamu Sido Muncul atau SIDO Irwan Hidayat.

Kedua, budaya minum jamu sehat Indonesia harus makin meluas di berbagai kalangan di Indonesia.

Baca Juga: Mau Mengurangi Konsumsi Gula? Ada 4 Pengganti Gula yang Direkomendasikan Para Ahli!

Menurut Direktur Utama Jamu Sido Muncul atau SIDO Irwan Hidayat, budaya minum jamu di Indonesia adalah budaya yang sudah lama ada.

Budaya minum jamu sehat Indonesia sudah dikenal sejak masa lalu hingga kini.

Pandangan Direktur Utama Jamu Sido Muncul Irwan Hidayat adalah bahwa industri jamu Indonesia kini mesti mengemas dan mengelola produk-produk jamu Indonesia sesuai zaman kini.

"Jamu Sido Muncul menyiapkan produk-produl Jamu Sido Muncul ready to drink atau RtD yang dikemas dalam botol masa kini," ujar Direktur Utama Jamu Sido Muncul Irwan Hidayat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X