Maudy Ayunda Tergerak Jadi Produser Film KHD karena Kecintaannya untuk Selalu Belajar

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 13 Mei 2024 | 10:02 WIB
Maudy Ayunda, didampingi sutradara Gina S. Noer, mengaku siap memulai debutnya sebagai produser di film KHD (Ki Hadjar Dewantara).  (Instagram/@maudyayunda)
Maudy Ayunda, didampingi sutradara Gina S. Noer, mengaku siap memulai debutnya sebagai produser di film KHD (Ki Hadjar Dewantara). (Instagram/@maudyayunda)

PejuangKantoran.com - Lulus dari Program Studi Master di Universitas Stanford, Amerika Serikat, tidak membuat Maudy Ayunda lelah untuk terus belajar.

Ketika kembali ke Indonesia dan bertemu sutradara Gina S. Noer yang saat itu sedang mempersiapkan KHD, film biopik Ki Hadjar Dewantara, Maudy langsung menunjukkan minatnya untuk menjadi produser.

Aktris kelahiran Jakarta, 19 Desember 1994, ini melihat kesempatan tersebut sebagai suatu peran di mana ia bisa belajar hal baru lagi.

Baca Juga: Ini Kebiasaan Orang Indonesia Saat Akses Podcast

“Kenyataannya aku dari dulu memang anak yang senang belajar. Aku punya rasa memiliki terhadap proses belajar. Aku melihat proses belajar itu sebagai sesuatu yang menyenangkan.

“Aku merasa punya peran sendiri dalam belajar. Misalkan, aku menghasilkan nilai apapun (dalam belajar atau ujian), Oh, that’s because of my work!

“Rasa seperti itu indah sekali,” terang Maudy Ayunda, saat konferensi pers KHD Movie Project Announcement di Gedung E Kemendikbud, Jakarta, Jumat (3/5/2024).

Dengan menjadi produser film KHD yang ditargetkan rampung penggarapannya dan dirilis tahun 2026, Maudy bisa mengawinkan tiga hal kesukaannya sekaligus.

“Jadi, aku merasa kesempatan menjadi produser film ini merupakan kombinasi tepat antara cinta aku terhadap pendidikan, film, dan ketertarikan aku terhadap dunia bisnis!” seru aktris yang pernah menjadi juru bicara pemerintah Indonesia untuk KTT G20 di Bali, November 2022 itu.

Apalagi, ada pesan penting yang ingin disampaikan melalui film ini. Bahwa proses belajar itu tidak hanya melulu di dalam kelas. Bahwa proses belajar tidak selalu membosankan dan membuat murid stres.

Baca Juga: Hari Perawat Internasional: Tulang Punggung Layanan Kesehatan yang Masih Dipandang Rendah

“Saya ingin mengangkat bahwa pembelajaran itu nggak selalu dalam konteks kelas yang boring. Pendidikan itu ada dimana-mana. Kita semua guru, kita semua murid.

“Belajar itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan nggak penuh pressure. Jika cerita film ini bisa melakukan hal itu, atau membuat orang merefleksikan diri atau menambahkan perspektif baru tentang pendidikan, itu menjadi satu kepuasan sendiri buat aku!”

Walau akan belajar banyak hal baru, Maudy mengaku tidak terlalu kuatir. Ia merasa punya support system yang kuat dalam bekerja, serta insight dari pengalaman sebelumnya dalam berorganisasi.

Pengalaman kerja sebelumnya pun diyakini akan membantunya bekerja sebagai produser. Ia merasa senang karena di proyek KHD ada co-producer dari Wahana Kreator yang bakal bekerja bersamanya. Jadi, ia juga akan belajar banyak dari mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X