Liang Wenfeng, Pendiri dan CEO DeepSeek Pernah Tidak Dianggap Oleh Mitra Bisnisnya

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Minggu, 9 Februari 2025 | 09:00 WIB
Liang Wenfeng, pendiri DeepSeek yang sempat tidak dianggap oleh mitra bisnisnya. (Scree shoot Youtube @EastMoneyMedia)
Liang Wenfeng, pendiri DeepSeek yang sempat tidak dianggap oleh mitra bisnisnya. (Scree shoot Youtube @EastMoneyMedia)

Pejuangkantoran.comDeepSeek benar-benar menjadi game changer di dunia artificial intelligence (AI). DeepSeek adalah AI dengan model open-source yang menggunakan pendekatan Mixture-of-Experts.

Menurut ibm.com, Mixture-of-Experts ini adalah pendekatan machine learning (teknik pembelajaran mesin) yang membagi AI menjadi beberapa model pakar untuk meningkatkan performa prediksi mesin.

Setipa pakar akan mengkhususkan diri pada subset data input tertentu. Jaringan gating akan memilih pakar terbaik untuk setiap input. 

Secara garis besar, pendekatan ini mampu mencapai efisiensi dengan mengaktifkan secara selektif hanya para pakar spesifik yang diperlukan untuk tugas tertentu, daripada mengaktifkan seluruh neural networks untuk setiap tugas.

Ini akan mengurangi biaya komputasi secara signifikan selama pra-pelatihan (input yang diterima AI) dan mencapai kinerja AI yang lebih cepat dalam menarik Kesimpulan dari inout-input yang masuk.

Dengan spesifikasi teknis seperti ini, DeepSeek dianggap lebih mumpuni dibanding mesin-mesin AI yang sudah lebih dulu muncul seperti ChatGPT.

Dan yang pasti, DeepSeek membuat pemerintah Amerika Serikat “kebakaran jenggot” dan melarang penggunaan AI ini di wilayah mereka. Alasannya, data-data akan disetor ke pihak DeepSeek, AI buatan China ini.

 Baca Juga: AI China Mengguncang, Ini 4 Fakta Menarik Tentang DeepSeek yang Bikin AS Ketar-ketir

Siapa otak di balik DeepSeek?

Perusahaan yang membuat DeepSeek berpusat di Hangzhou, Zhejiang, China. Perusahaan ini dimiliki dan didanai oleh perusahaan lindung nilai asal China, High-Flyer.

Salah satu pendiri High Flyer adalah Liang Wenfeng. Wenfeng mendirikan perusahaan tersebut pada tahun 2023 dan menjabat sebagai CEO.

Liang Wenfeng adalah lulusan Zhejiang University (Bachelor of Engineering lulus tahun 2007 dan Master of Engineering lulus tahun 2010). Wenfeng lahir pada tahun 1985 di Desa Mililing, Tanba, Kota Wuchuan, Provinsi Guangdong, China dari pasangan guru sekolah.

Tesis Wenfeng untuk gelar masternya adalah “Penelitian tentang algoritma pelacakan target berbasis kamera PTZ berbiaya rendah”.

Setelah lulus bachelor-nya, Wenfeng pindah ke flat murah di Chengdu, Sichuan, tempat ia bereksperimen dengan berbagai cara untuk menerapkan AI ke berbagai bidang. Usaha-usaha ini gagal, hingga ia mencoba menerapkan AI ke bidang keuangan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Wikipedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X