Stella Christie: Manfaatkan AI dengan Bijak Agar Tidak Kalah dari Teknologi

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 12 Januari 2025 | 10:01 WIB
Stella Christie. ( instagram.com/prof.stellachristie)
Stella Christie. ( instagram.com/prof.stellachristie)

PejuangKantoran.com - Beberapa waktu belakangan ini, muncul kekhawatiran di tengah masyarakat terkait dominasi teknologi yang dapat menggantikan peran sumber daya manusia (SDM).

Tidak sedikit yang merasa cemas bahwa di masa depan, teknologi akan menguasai dan mengendalikan kehidupan mereka, termasuk dalam dunia pekerjaan.

Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamen Dikti), mengakui bahwa perkembangan teknologi yang pesat memang menunjukkan bahwa manusia sudah kalah dalam beberapa aspek. Menurutnya, teknologi telah banyak mengambil alih tugas-tugas yang sebelumnya dilakukan oleh manusia.

Dalam pernyataannya, Stella mengangkat fenomena pesatnya perkembangan teknologi dan dampaknya terhadap kekhawatiran masyarakat. Berikut adalah beberapa poin penting yang disampaikan oleh Wamen Dikti ini terkait masalah tersebut.

Baca Juga: 4 Keseruan Para Pemain Di Balik Pembuatan Film Eva: Pendakian Terakhir di Gunung Kidul

Kecanggihan Memori AI yang Lebih Unggul dari Manusia

Stella mengungkapkan bahwa salah satu contoh yang mencolok dari teknologi yang telah melampaui manusia adalah kecerdasan buatan (AI). Ia menjelaskan bahwa dalam hal memori atau ingatan, AI lebih unggul daripada manusia yang seringkali lupa.

“Teknologi, terutama AI, memiliki kemampuan untuk menyimpan informasi lebih baik daripada manusia. Sering kali kita lupa hal-hal yang telah kita pelajari, sedangkan AI tidak pernah melupakan informasi yang telah disimpannya,” katanya.

Pengetahuan Manusia yang Terbatas vs Pengetahuan Teknologi yang Tak Terbatas

Menurut Stella, manusia memiliki batasan dalam hal mengumpulkan pengetahuan. Pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang terbatas pada apa yang dapat diingat atau dipelajari, sementara teknologi yang terus berkembang dapat menyimpan pengetahuan manusia dalam jumlah yang jauh lebih besar.

“Pengetahuan manusia terbatas dan kita sering kali lupa banyak hal. Namun, teknologi seperti internet atau AI, mampu menyimpan informasi dalam jumlah yang tak terbatas. Pengetahuan yang ada di otak kita jelas jauh lebih sedikit dibandingkan dengan apa yang tersedia di platform digital,” jelasnya.

Baca Juga: Buah dan Sayur yang Bisa Meningkatkan Imunitas Tubuh

Stella mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam memanfaatkan teknologi, agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup, sehingga tidak kalah dengan kemajuan teknologi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X