Pejuangkantoran.com – Tahun 2026 sejarah baru terukir bagi dunia balap motor Indonesia. Veda Ega Pratama tahun depan diproyeksikan akan melakukan debut di kelas Moto3 World Champsionship bersama Honda Team Asia.
Seperti kita tahu, Moto3 ini adalah bagian dari kejuaraan dunia MotoGP. Ini adalah kelas terendah di MotoGP dengan urutan teratasnya adalah MotoGP dan kemudian diikuti oleh Moto2.
Moto3 adalah gerbang resmi pembalap sepeda motor ke MotoGP. Banyak pembalap top yang kariernya berangkat dari Moto3, seperti Marc Márquez, Joan Mir, Jorge Martin, atau Brad Binder.
Meskipun ini kelas entry level, namun tetap bergengsi karena diselenggarakan dalam seri yang sama dengan MotoGP dan Moto2, di sirkuit dan negara yang sama. Artinya sorotan media internasional sangat besar dan dilihat langsung oleh semua tim besar.
Pembalapnya adalah talenta muda terbaik dunia, biasanya usia 15–20 tahun, hasil seleksi dari berbagai kejuaraan seperti Asia Talent Cup, Red Bull Rookies Cup, FIM JuniorGP, dan lain-lain.
Veda adalah salah satu pembalap yang prestasinya konsisten di ajang Red Bulls Rookies Cup. Ini adalah prestasi Veda yang memang sudah dipupuk sejak kecil.
Baca Juga: Pembalap Muda Mario Aji Amankan 1 Poin pada Seri Pembuka Moto2 2025, BRI Beri Dukungan Penuh
Keluarga Pembalap dan Sudah Balapan Sejak Balita
Terlahir di Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta pada tanggal 23 November 2008, Veda terlahir dari keluarga pembalap. Ayahnya, Sudarmono, adalah mantan pembalap nasional yang malang melintang di kelas bebek, sport 150cc, sport 250cc, hingga ke supersport 600cc.
Sudarmono sendiri yang mulai melatih Veda balap motor sejak usia 4-6 tahun. Tak hanya balap motor road, Veda justru awal balapan di motokros saat usi 6 tahun.
Umur 8 tahun, Veda berpindah ke road race dan kemudian dibina oleh Astra Honda Motor (AHM) salah satunya.
Sejak itu, karier profesional Veda di dunia balap mulai ditapaki. Tahun 2022, di Asia Talent Cup, Veda finis di posisi ke-3.
Prestasinya naik pada tahun 2023. Di tahun ini Veda menjadi juara Asia Talent Cup 2023. Dan ia adalah pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar ini.
Saat juara ATC 2023 ini, Veda juga mencatat rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim ATC.
Artikel Terkait
Gran Turismo, Kisah Nyata tentang Pemain Video Game Balapan yang Beralih Jadi Pembalap Profesional
JPP Kulik Pertamina Soal Spirit Bring The Barrel dan Sponsor MotoGP
5 Tips Menitipkan Sepeda Motor Melalui Program Motis untuk Mudik Lebaran
Mengapa Pembalap F1 Lewis Hamilton Rancang Koleksi Streetwear Dior dengan Tema Snowboarding?
Memilih Dan Memakai Jas Hujan Untuk Naik Sepeda Motor Jangan Sembarangan. Ini Panduannya!