Chief AI Officer Meta Alexandr Wang, Sukses Berkat Dukungan Keluarga dan Kejelian Melihat Peluang

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 2 Januari 2026 | 15:32 WIB
Alexandr Wang memilih berhenti kuliah dan fokus membangun Scale AI karena yakin bahwa kebutuhan akan data berkualitas untuk melatih AI bakal meledak.
Alexandr Wang memilih berhenti kuliah dan fokus membangun Scale AI karena yakin bahwa kebutuhan akan data berkualitas untuk melatih AI bakal meledak.

Dukungan moral dan manajerial dari keluarga inilah yang membuat dia berani mengambil risiko besar.

Mengapa Scale AI begitu berharga?

Scale AI sukses besar karena berhasil menyelesaikan masalah paling mendasar di dunia AI: mengelola data yang sangat besar agar mesin bisa belajar dengan lebih akurat.

Seiring populernya teknologi AI, nilai perusahaan ini terus meroket hingga menjadikan Alexandr sebagai salah satu miliarder termuda di dunia.

Kisah Alexandr Wang ini membuktikan kalau kesuksesan itu bukan cuma soal bakat. Dukungan keluarga, pembelajaran sejak dini, nilai-nilai yang kuat, keberanian mengambil keputusan (seperti saat dia keluar dari MIT), serta ketekunan melihat peluang adalah apa yang membuat inovator muda bisa mencapai hal-hal luar biasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Financial Express

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X