Berhubung syuting film ini dilakukan di masa pandemi, Merry sangat menghargai sang sutradara yang menjalankan dengan baik semua protokol kesehatan. Selain itu, Ivan sangat menjaga waktu kerja para pemain dan kru.
Secara khusus, Merry kagum akan perhatian terhadap detail dalam setiap aspek kerja Ivan Hamdhani Putra.
Baca Juga: Ajeng Kamaratih: Tak Pakai Barang KW, Cara Hormati Karya Orang Lain
“Di film ini, ada banyak jahitan atau sambungan adegan-adegan flashback sebagai bagian dari film pertama yang dibuat tahun 2014. Itu dijahitnya dengan sangat-sangat rapi! Akting saya pun di-direct mas Ivan yang turun tangan langsung,” serunya.
Keseriusan Merry dalam film juga tidak kalah detail setelah melihat gaya kerja sang sutradara. Saat akan mengambil adegan flashback di mana ia harus berinteraksi dengan kakaknya, Angel, saat masih hidup, Merry langsung membongkar lemari pakaiannya, dan mencari kostum yang ia pakai di film pertama.
“Jadi, saya sengaja pakai baju yang persis sama dengan baju yang saya pakai di film pertama. Untung bajunya masih ada dan masih muat, walau wajahnya yang berbeda karena sudah lewat 9 tahun!” selorohnya. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
First Republic Bank Kolaps, Jadi Bank Ketiga yang “Menyerah” pada Krisis
8 Tanda Seseorang Kurang Memiliki Kecerdasan Emosional
Pencipta AI Peringatkan, Teknologi Bisa Jadi Ancaman Umat Manusia di Masa Depan
Hati-hati Hoax Telepon Vaksin Kemenkes Berujung Pemblokiran
Pewawancara Terlambat Menelepon atau Video Call untuk Interview Kerja? Lakukan 5 Langkah Ini
Kata Ahli, Tak Perlu Buat Daftar Pro dan Kontra saat Memutuskan Pindah atau Berhenti Kerja