PejuangKantoran.com - Raline Shah menjadi satu-satunya artis Indonesia yang menghadiri acara bergengsi Festival Film Cannes 2023 selama dua hari berturut-turut.
Dalam festival yang berlangsung pada 20-21 Mei 2023 itu, Raline mengenakan dress dan kebaya berwarna biru terang.
Banyak yang mempertanyakan mengapa Raline Shah diundang ke acara bergengsi Festival Film Cannes 2023, padahal saat ini tidak sedang muncul dalam film apa pun.
Jawaban Raline Shah makin membuat warganet tercengang. Ternyata, aktris kelahiran 4 Maret 1985 ini datang ke Festival Film Cannes 2023 karena diundang menghadiri premier film Killers of The Flower Moon yang dibintangi Leonardo DiCaprio.
Baca Juga: Ribetnya Ketika Desy Ratnasari Harus Berbicara dengan Logat Jawa Timuran di Film Hati Suhita
Namun, tidak sedikit yang menyebut bahwa kedatangannya ke acara tersebut karena circle pertemanan Raline Shah yang memang tidak main-main.
Bagi yang belum tahu, Raline Shah bukan artis biasa. Ia berasal dari keluarga terpandang dan memiliki circle pertemanan yang terdiri atas nama-nama besar.
Keluarga Raline Shah
Raline adalah anak sulung dari pasangan Rahmat Shah dan Roseline Abu. Di Sumatera Utara, keluarga ini merupakan keluarga yang sangat terpandang.
Rahmat Shah adalah pengusaha yang pernah menjabat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 1999-2004 dan anggota Dewan Perwakilan Daerah DPD periode 2009-2014.
Ia juga CEO dari beberapa perusahaan Indonesia yang bergerak di industri pertanian, properti, ekspor dan impor, serta manufaktur.
Rahmat juga mendirikan PT Wiraco bersama Jenderal Widjojo Soejono, mantan Kepala Staf Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib), dan Widodo Budidarmo, mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).
Perusahaan ini merupakan distributor peralatan untuk perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, seperti PT Krakatau Steel, Semen Padang, IPTN Bandung, dan PT PAL.
Ayah tiga anak ini juga sangat menyukai hewan. Ia merupakan salah satu pendiri museum margasatwa Rahmat International Wildlife Museum and Gallery di Medan, Sumatera Utara. Ini satu-satunya museum di Asia yang memiliki lebih dari 5.000 spesimen taksidermi.
Pada 1996, ia juga mengambil alih kebun binatang terbesar di Sumatera Utara, yang berlokasi di Pematangsiantar.
Artikel Terkait
Buat yang Bosan Horor, Hati Suhita Bisa Jadi Alternatif Must See Film di Bioskop
Terlalu Lama di Depan Laptop, Hati-Hati Kena Computer Vision Syndrome atau Digital Eye Strain
Bahaya Pakai Pakaian Rumah saat Bekerja dan Belajar di Rumah, Bisa Pengaruhi Semangat dan Performa Kamu!
Uang Rupiah Tahun Emisi 2022 Raih Penghargaan Uang Kertas Baru Terbaik, Apa Kriteria Penilaiannya?
Sedih, Semua Gerai Toko Buku Gunung Agung Akan Tutup Akhir 2023
Ini Cara Mendaftar Beasiswa LPDP Tahap 2 yang Akan Segera Dibuka Mulai 9 Juni