PejuangKantoran.com - Lahir dari keluarga konglomerat yang memberikan privilese, Staf Khusus Presiden Putri Tanjung bertekad untuk menggunakan hak istimewa tersebut sebaik mungkin.
Sebagai contoh, awalnya ia sempat ragu ketika diminta meneruskan kepemimpinan grup perusahaan milik sang ayah, Chairul Tanjung. Namun, sekarang Putri Tanjung mengaku justru malah menikmatinya.
“Kesibukan setiap hari aku adalah belajar, karena banyak banget yang harus aku pelajari. Sekarang, senang sekali bisa bekerja di bidang media yang mana aku dari dulu sudah suka banget.
Baca Juga: Tertekan Nama Besar Sang Ayah, Putri Tanjung Bersyukur karena Tempaan Eyang Putrinya
“Lalu, dikasih kepercayaan untuk mengelola bisnis lain di retail dan industri perbankan. Aku lagi senang-senangnya mengeksplor hal-hal baru. Ya, lagi seru-serunya,” seru Putri Tanjung, dalam talk show The Idole di Pacific Place, Jakarta, Kamis (15/6/2023) lalu.
Walaupun sekarang mengerjakan atau mengejar hal-hal yang bukan cita-cita masa kecilnya, perempuan bernama lengkap Putri Indahsari Tanjung ini merasa tidak keberatan.
“Mimpi atau goal aku waktu masih belasan tahun, adalah menunjukkan diri. Mau membuktikan kepada semua orang kalau gue tuh bisa lho begini-begini sendiri,” ujar Putri.
Ternyata, upaya pembuktian diri itu sangat melelahkan karena tidak ada habisnya. Semakin dewasa, dirinya semakin terekspos hal-hal baru sehingga prioritasnya berubah. Alhasil, goal-nya pun bisa diubah.
Dan, mengubah tujuan hidup pun tidak menjadi masalah. Putri belajar bahwa kita bisa mengubah fokus dari tujuan hidup kita. Jika sebelumnya ia ingin menunjukkan diri agar bisa merebut hati orang lain, sekarang ia sadar tidak mungkin menyenangkan hati semua orang.
Setiap orang punya persepsi masing-masing, dan tidak apa-apa jika orang mempunyai persepsi tertentu terhadap dirinya.
“Yang terpenting adalah kita percaya diri dan menjadi diri kita sendiri aja. Kita tidak bisa membandingkan diri kita dengan orang lain!” tukas founder dan CEO CXO Media ini.
Itu sebabnya tujuan hidupnya sekarang berubah, dari pembuktian diri sendiri menjadi terus berkontribusi semaksimal mungkin untuk keluarga dan orang-orang di sekitarnya.
Baca Juga: Disebut Pandai Merangkai Kata, Anies Baswedan: “Lihat pada Kenyataan, Bukan yang Saya Sampaikan”
“Agak shifting sekarang, jadi… yuk udah yuk, mari kita mengkontribusi semaksimal mungkin. Yang paling penting adalah kepuasan, di mana kita tuh fulfill sama diri sendiri. Itu sebabnya tujuan aku pun akan terus berprogres,” lanjutnya.
Salah satu yang ia suka dalam memberi kontribusi yang berdampak adalah melakukan kolaborasi. Menurutnya berkolaborasi di era sekarang itu penting, terutama dengan sesama perempuan karena hasilnya akan sangat luar biasa.
Artikel Terkait
Jokowi Tetapkan Fase Endemi, Jika Kena Covid-19 Masyarakat Harus Bayar Pengobatan Sendiri
KPK Buka Lowongan Kerja, Ada 5 Jabatan yang Tersedia. Ini Syarat dan Tugasnya!
Jin BTS dan Cha Eun-woo, Idol yang Wajahnya Paling Sering Jadi Contoh untuk Operasi Plastik
3 Alasan Indonesia Hentikan Bebas Visa Kunjungan untuk 159 Negara, Salah Satunya Soal Keamanan
5 Penumpang yang Hilang di Kapal Selam Titanic, Ada Ayah dan Anak asal Pakistan
5 Contoh Jawaban Mengesankan saat Ditanya Motivasi Bekerja di Suatu Perusahaan