PejuangKantoran.com - Film Budi Pekerti, yang masuk dalam program Discovery Toronto International Film Festival 2023, mengisahkan tentang guru BP, Ibu Prani (Sha Ine Febriyanti) yang viral setelah video perselisihannya dengan pengunjung pasar beredar di media sosial.
Menurut sutradara Wregas Bhanuteja, film Budi Pekerti merupakan refleksi dari fenomena yang belakangan terjadi. Di mana warganet begitu mudah menghakimi masyarakat tanpa memahami apa yang terjadi di balik potongan sebuah video pendek.
Dalam film Budi Pekerti, muncul tokoh Gora (Omara Esteghlal), videografer sebuah media yang pernah dibantu oleh Prani saat dirinya masih sekolah.
Baca Juga: Ini Tantangan Wregas Bhanuteja untuk Prilly Latuconsina Saat Bermain di Film Budi Pekerti
Bagi Omara Esteghlal, presentasi tentang film Budi Pekerti dan karakternya yang disodorkan Wregas Bhanuteja cukup mengejutkan.
Seumur-umur, pendekatan ala Wregas Bhanuteja belum pernah dialaminya selama bekerja sebagai aktor. Apalagi, karakter Omara Esteghlal digambarkan dengan perumpamaan penuh makna khusus.
“Dalam presentasi, mas Wregas menggambarkan karakter aku dengan binatang rusa. Di dunia binatang, rusa kerap mendapat perundungan di mana, kalau menurut hukum alam, siapapun yang kalah dalam mencari makan, ia akan hilang,” ujar aktor kelahiran Jakarta 11 Agustus 1999 ini.
Karena sudah mengetahui beratnya karakter Gora, Omar sempat ragu apakah bisa membawakan karakter itu dengan baik dan dipercaya penonton. Saat audisi, ia mengaku kewalahan dengan dialog yang harus ia ekspresikan.
“Setelah diperkenalkan dengan karakter Gora, aku mencoba memainkan beberapa scene. Dari situ pun aku sudah merasa berat," papar Omar saat konferensi pers film Budi Pekerti di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, (4/8/2023).
“Line yang harus aku ucapkan, yang baru diciptakan hari itu juga, bukan line yang enteng. Banyak beban dan bobotnya. Bagaimana ya aku bisa men-deliver?
"Selepas itu, aku terima skrip, dan dari hari pertama aku baca, jujur aja, ini skrip terbaik yang pernah aku baca seumur hidup!” serunya.
Baca Juga: Film Thriller Sleep Call Terinspirasi dari Pengalaman Anak Perempuan Sutradara Fajar Nugros
Di film Budi Pekerti, tokoh Gora harus melakukan penugasan beragam liputan termasuk kisah viral mantan gurunya. Di situlah terjadi konflik batin yang besar di dalam karakter Gora.
Di satu sisi, ia bekerja untuk mencari nafkah. Di sisi lain, perang batin terjadi karena subyek liputannya adalah mantan gurunya yang dulu pernah membantunya.
“Ketika disorot karakter Gora sebagai videografer, aku dan mas Wregas membahas seantusias apa Gora terhadap kejadian yang ia liput. Bagaimana rasanya Gora ketika ingin meliput hal-hal yang tidak ingin dia liput.
Artikel Terkait
Jelang KTT ASEAN, Kantor-kantor di Sekitar Lokasi Diimbau untuk WFH guna Mengurangi Kemacetan
Perekonomian Indonesia Meroket 5,17 Persen di Kuartal II-2023
Jadi Content Creator Tak Harus Modal Banyak, Ini Langkah yang Mesti Kamu Dahulukan!
Fakta Sang Saka Merah Putih yang Dijahit Fatmawati, Bukan Berasal dari Sprei Warna Putih
Arti Lirik Lagu V BTS “Love Me Again” yang Syuting MV-nya Jauh-Jauh ke Spanyol
Ada Alasan Medis Mengapa Tubuh Mudah Merasa Lelah padahal Sudah Cukup Istirahat