Brand executive adalah penanda pertama karier Gen Z di bidang pemasaran.
Brand executive bertugas membantu membangun pondasi kuat tentang pemahaman strategi merek.
Level berikutnya adalah brand manager.
Pada taraf ini, Generasi Z bisa punya otonomi lebih besar pada pengelolaan strategi merek secara independen.
Level di atas brand manager adalah senior brand manager yang memiliki tantangan membawa tanggung jawab lebih besar dengan tim lebih besar.
Posisi paling puncak kemudian adalah brand director.
Brand director memiliki kendali penuh atas portofolio merek perusahaan.
Lantas, kompleksitas pekerjaan dan tugas di bidang pengelolaan jenama membuat Gen Z atau Generasi Z bisa mencapai posisi brand director mulai dari staf atau brand executive di kisaran waktu 5-10 tahun, tergantung pada kebijakan perusahaan masing-masing.