“Kalian menunjukkan tingkat motivasi dan kemauan yang tinggi untuk melayani, dan juga — ini sangat menyenangkan saya — hubungan yang baik di antara kalian.
"Kalian pergi bertamasya bersama; kalian menghabiskan liburan bersama; kalian sering pergi keluar bersama. Dan itu sangat bagus,” katanya.
Baca Juga: Mobil Paus, Dari Ferrari Mondial Hingga Renault 4L
Komandan kompi
Loïc Rossier lahir pada tanggal 23 Agustus 1990 di Lausanne, Swiss, di kanton Vaud dan berasal dari komune Sion, ibu kota Valais. Ia sebenarnya pernah bertugas di Garda Swiss, dari tahun 2012 hingga 2014.
Dia kemudian mengejar karir di bidang keamanan di wilayah Swiss: pertama di Angkatan Darat Swiss, sebagai perwira dengan posisi komandan kompi, kemudian di keamanan swasta.
Terakhir, Rossier bertugas di Kepolisian Kanton Vaud, tempat ia memperoleh Sertifikat Perwira Polisi Federal dan bertugas sebagai Inspektur Polisi Yudisial.
Sejak 2015, ia terlibat dalam asosiasi mantan Garda Kepausan Swiss, seksi “Lemania”, di mana ia terpilih sebagai presiden pada tahun 2019.
Syarat utama menjadi Garda Swiss adalah menjadi warga negara Swiss. Rekrutan baru haruslah laki-laki Katolik Roma yang belum menikah, berusia antara 19 dan 30 tahun, dan tinggi badan minimal 174 cm.
Loïc Marc Rossier sudah menikah, karena setelah lima tahun bertugas anggota Garda Swiss boleh menikah.