Siapa Loïc Marc Rossier, Wakil Komandan Garda Swiss yang Jadi Pengawal Pribadi Paus Fransiskus?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 8 September 2024 | 17:04 WIB
Letnan Kolonel Loïc Marc Rossier adalah Wakil Komandan Garda Swiss, pengawal pribadi Paus Fransiskus. (Vatican News)
Letnan Kolonel Loïc Marc Rossier adalah Wakil Komandan Garda Swiss, pengawal pribadi Paus Fransiskus. (Vatican News)

PejuangKantoran.com - Dalam Kunjungan Apostolik-nya di Jakarta, Paus Fransiskus tampak selalu dikawal ketat oleh Pope's Army.

Mereka tampak selalu memakai jas hitam, dan walaupun raut muka mereka tampak tegas namun selalu siap membantu umat yang tiba-tiba mencegat karena ingin bersalaman atau diberkati oleh Paus.

Salah satu yang mudah dikenali adalah Letnan Kolonel Loïc Marc Rossier. Pria berusia 34 tahun dari Valais itu menjadi orang nomor dua dalam pasukan penjaga keamanan Paus.

Baca Juga: Mengapa Paus Fransiskus Dikawal oleh Garda Swiss, bukan Tentara Vatikan Berkebangsaan Italia?

Pada 1 Januari 2022, Loïc Marc Rossier ditunjuk Paus Fransiskus sebagai Wakil Komandan Garda Swiss dengan pangkat letnan kolonel.

Sebagai Wakil Komandan Garda Swiss, Letnan Kolonel Loïc Rossier menjadi asisten langsung dari Komandan saat ini, Christoph Graf. Dia akan mengambil alih komando Garda Kepausan Swiss saat Komandan tidak ada.

Sebagaimana disebutkan dalam siaran pers Garda Swiss, Loïc Rossier bertindak sebagai Kepala Staf, mengelola sistem kedisiplinan, dan bertindak sebagai pengawal pribadi Paus di Vatikan, di Italia, dan selama perjalanan kerasulannya.

Letnan Kolonel Loïc Marc Rossier (ketiga dari kanan), adalah orang nomor dua dalam pasukan penjaga keamanan Paus.
Letnan Kolonel Loïc Marc Rossier (ketiga dari kanan), adalah orang nomor dua dalam pasukan penjaga keamanan Paus. (Instagram @guardiasvizzerapontificia)

Fasih empat bahasa

Garda Swiss sendiri adalah pasukan paramiliter dan polisi yang sangat terlatih. Mereka membawa pedang, dan tombak sebagai persenjataan seremonial, dan dilatih dalam pertarungan jarak dekat dan membawa senjata kecil yang disembunyikan di seragam mereka.

Setiap anggota Garda Swiss di Vatikan harus fasih berbahasa Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris. Namun mereka harus siap untuk beralih bahasa di tengah kalimat, tergantung dengan siapa mereka berbicara.

Baca Juga: Isi Pidato Paus Fransiskus di Indonesia: Serukan Perdamaian dan Persatuan dalam Bhineka Tunggal Ika

Gaji tahunan untuk pekerja tingkat pemula di pasukan keamanan Paus adalah 15.600 euro per tahun (sekitar Rp309 juta). Selain itu, para penjaga mendapatkan tunjangan makanan dan akomodasi.

Paus Fransiskus dalam sambutannya ketika menerima para anggota Swiss Guard yang baru mengatakan bahwa di antara para penjaga terdapat suasana yang positif dan penuh hormat di barak.

Mereka juga harus berperilaku yang sopan terhadap atasan dan tamu, meskipun terkadang ada periode panjang pelayanan yang melelahkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Cath.ch, Exaudi.org, Schweizergarde.ch

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB
X