sosok

Al-Asma'i, Pencipta Syair Tob Tobi Tob yang Pernah Kucing-Kucingan dengan Tukang Sayur

Minggu, 16 Maret 2025 | 14:26 WIB
Al-Asma'i, pencipta syair (eminbiolog.wordpress.com)

Ambisinya membuat katalog Bahasa Arab yang lengkap

Ayah Al-Asma'i Bernama Qurayb Abū Bakr dari ‘Āṣim. Al-Asma’i punya putra, namanya Sa’īd.  Kepiawaian Al-Asma’i dalam membuat syair rupanya adalah diturunkan dari moyangnya.

Ia berasal dari keluarga penyair Abū ‘Uyaynah al-Muhallabī. Al-Aṣma’ī adalah keturunan Adnān dan suku Bahila. Tumbuh belajar di Basra, Al-Asma’i memang tertarik dalam mempeljari ilmu pengetahuan.

Ia menghabiskan semua kekayaannya untuk mencari ilmu. Al-Asmai sangat ambisius untuk bisa membuat katalog bahasa Arab lengkap dalam bentuk yang paling murni. Ambisi dan keseriusannya ini dibuktikan hingga ia sampai menghabiskan waktu menjelajahi suku Badui gurun, mengamati dan merekam pola bicara mereka.

 Baca Juga: Terapkan Puasa dan Anger Management di tempat Kerja Maka Hasilnya Luar Biasa

Al-Asma’I dan tukang sayur

Ada cerita lucu tentang Al-Asma’i yang kucing-kcuingan dengan tukang sayur di ujung gang rumahnya. Setiap pagi, tukang sayur itu akan mencegatnya, meminta pekerjaan padanya, dan meminta buku-bukunya. Untuk menghindari tukang sayur itu, Al-Asma’i harus berangkat lebih pagi dan pulang larut.

Al-Asma’i juga menjadu guru bagi putra-putra khalifah Harun al-Rashid. Konon Khalifah Harun Al-Rashid adalah seorang penderita insomnia, dan ia pernah berdiskusi semalam suntuk dengan al-Asma'i tentang puisi pra-Islam dan puisi Arab awal.

Al-Aṣma'ī populer di kalangan wazir (pembantu kepala negara/raja/khalifah) Barmakid yang berpengaruh dan memperoleh kekayaan sebagai pemilik properti di Basra.

Beberapa anak didiknya mencapai pangkat tinggi sebagai sastrawan. Di antara murid-muridnya adalah musisi terkenal Ishaq al-Mawsili.

Setelah selesai memberikan pendidikan kepada anak-anak Harun Al-Rashid, ia meminta khalifah untuk memerintahkan penduduk Basra untuk menyambutnya saat ia kembali dan menghormatinya setelah itu.

Selama tiga hari penduduk kota menyambutnya hingga ia bertemu lagi dengan penjual sayur itu dan akhirnya mempekerjakannya sebagai tukang jagal. ***

Halaman:

Tags

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB