Dana tersebut pada 2025–2026 diproyeksikan meningkat menjadi sekitar £132,1 juta, sebagian besar digunakan untuk operasional dan renovasi istana kerajaan.
Di tengah perdebatan publik soal transparansi keuangan dan biaya monarki, angka pendapatan setinggi ini menarik perhatian global sebagai contoh seberapa besar nilai dukungan finansial yang dimiliki pewaris takhta melalui aset bersejarah kerajaan.