PejuangKantoran.com - Sosoknya amat dikenali ketika sedang berpacu di lintasan balap sepeda, lewat warna rambutnya yang kerap berganti-ganti. Namun gaya khas itu sempat menghilang selama beberapa tahun terakhir.
Penyebab absennya Ayustina Delia Priatna terjawab ketika pebalap sepeda putri itu merebut emas nomor Women's Individual Time Trial di SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand, Senin (15/12/25).
“Buat saya, arti emas ini adalah awal dari segalanya. Titik kembali. Di saat kemarin-kemarin sempat terpuruk dan merasa putus asa,” ujar Ayu, sapaan karibnya.
Baca Juga: Alma Ariella Tsany Si Peraih Medali Emas Panjat Tebing di SEA Games 2025: Muda dan Bermental Juara!
Karier Ayu menjulang semenjak merebut medali emas nomor Pursuit Perorangan Putri dan medali perak Points Race Putri di PON Jawa Barat 2016.
Prestasi internasionalnya dibuktikan dengan meraih medali perunggu di SEA Games 2017 Malaysia, dan medali perunggu SEA Games 2019 Filipina. Medali emas lalu diraihnya di SEA Games Vietnam 2021.
Di tingkat Asia, Ayu meraih medali perak individual time trial di Asian Road Cycling Championships 2022 di Dushanbe, Tajikistan, serta medali perak nomor Omnium putri di Asian Track Cycling Championships 2022 di New Delhi, India.
Sempat drop
Namun setelah itu, performanya merosot. Berat badannya juga bertambah 10 kilogram, membuat fisiknya kurang ideal untuk berlaga di lintasan balap.
Ayu pun absen di dunia balap sepeda, bahkan sudah terpikir untuk pensiun pada tahun 2025.
Baca Juga: Aksi Pamungkas Sang Raja Wushu: Edgar Xavier Marvelo Mohon Pamit usai Raih Emas di SEA Games 2025
”Saya sempat drop, down lah. Sebenarnya off (dari balap sepeda) tidak begitu lama, tetapi Juli sampai Desember sudah kepikiran mau pensiun,” ujarnya.
Namun, Kepala Pelatih Timnas Balap Sepeda Indonesia Dadang Haries Poernomo menilai Ayu masih punya potensi untuk kembali ke penampilan terbaiknya di tingkat Asia.
Dadang yakin, Ayu akan mampu bangkit dan mengulang prestasinya dengan bimbingan yang tepat, serta disiplin dan usaha yang keras.
”Karena saya punya track record dia, bahwa performa terbaik dia itu level Asia, pada 2022-2023. Dengan keyakinan itu, saya berpikir, sebetulnya untuk mengulang kembali itu lebih gampang, tinggal Ayu-nya saja untuk (berjuang) mengulangi itu,” ujar Dadang.
Artikel Terkait
Cara Mudah Cek Apakah Rumah Anda Sudah Masuk Jaringan Internet Rakyat
10 Cara Menghadapi Hot Take (Asal Komentar) di Kantor yang Efektif, Termasuk Menghadapi Pimpinan
'Musuh dalam Selimut' Jadi Film Drama Paling Beda yang Pernah Digarap Sutradara Hadrah Daeng Ratu
Agar Lari Saat Hujan Tetap Aman, Lakukan 9 Hal yang Wajib Berikut Ini!
Dengan Rumusan Terbaru dalam Menentukan UMP 2026 Semua Daerah Wajib Menaikkan UMP!
Estimasi UMP 2026 di Wilayah Jabodetabek Menurut ChatGPT dan Perplexity
Kalau Ada Lowongan Kerja Freelance Documentation (Photo dan Video) di Liberty Society, Mau Nggak?