Pejuang kantoran.com - Ada yang bertanya kapan waktunya mengucapkan sayonara atau selamat berpisah pada salah satu teknologi pengobatan atau terapi cuci darah atau hemodialisis atau HD untuk penyakit ginjal atau pasien gagal ginjal.
Sayonara atau selamat berpisah ditujukan untuk cuci darah atau HD atau hemodialisis berbentuk proses secara mekanik penyaringan limbah air di darah.
Meski ada harapan sayonara atau selamat berpisah, HD atau hemodialisis atau cuci darah adalah pilihan lantaran fungsi ginjal manusia sebagai penyaring limbah dalam proses metabolisme tubuh manusia gagal bekerja alias gagal ginjal.
Cuci darah atau HD atau hemodialisis dalam praktiknya memanfaatkan mesin khusus yang tersambung dengan tubuh pasien penyakit ginjal atau gagal ginjal.
Mesin melakukan proses HD atau cuci darah atau hemodialisis pada pasien gagal ginjal atau penyakit ginjal.
Adalah dr. William Koff yang menjadi penemu mesin cuci darah atau HD atau hemodialisis pada masa 1940-an.
"Cuci darah atau HD atau hemodialisis masih menjadi satu-satunya proses pengobatan maupun terapi penyakit ginjal atau gagal ginjal," ucap CEO EHL Bio Lee Hong Ki di Jakarta, Minggu (12/11/2023).
HD atau cuci darah atau hemodialisis
Kata CEO EHL Bio Lee Hong Ki, sejak 2012 adalah perusahaan yang mengembangkan sel punca atau stem cell untuk berbagai pengobatan penyakit.
Pada 2017, EHL Bio memulai riset tentang bahan sel punca atau stem cell dari urine atau air kencing atau air seni manusia.
Teknologi stem cell atau sel punca adalah proses penggantian sel tubuh manusia yang rusak dengan sel yang baru.
Artikel Terkait
Resmi! Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023, Apa Alasan FIFA Tunjuk Indonesia?
Jadwal Piala Dunia U-17 Bersamaan dengan Konser Coldplay di Indonesia, Siapa yang Mengalah?
Mengenal Bacuya, Boneka Badak Bercula Satu yang Jadi Maskot Piala Dunia U-17
Daripada Mendang-mending, Mending Nobar Atawa Nonton Bareng Piala Dunia U 17 Hari Ini
Piala Dunia U 17, Menanti Tuah Hari Pahlawan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya
Bima Sakti Tukiman, Si Jago Tendangan Bebas, Kini Pelatih Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17
Piala Dunia U-17, Meski Indonesia Vs Ekuador Imbang, Arkhan Kaka Torehkan Rekor Manis
Pengobatan dengan Sel Punca atau Stem Cell, AS Pelopor, Korea Kembangkan
Kelak Ada Teknologi Stem Cell atau Sel Punca dari Urine atau Air Kencing atau Air Seni untuk Indonesia
Sundulan Arkhan Kaka, Modal Tambahan selain Sepakan Kaki Kanan Arkhan Kaka di Piala Dunia U-17