"Kami, EHL Bio berharap bisa menemukan pengobatan maupun terapi pasien gagal ginjal dari sel punca atau stem cell dari urine atau air kencing atau air seni," kata Lee Hong Ki.
Sampai dengan 2023, kata CEO EHL Bio Lee Hong Ki, sudah ada 500 pasien gagal ginjal di Korea memanfaatkan pengobatan atau terapi stem cell atau sel punca dari air seni atau air kencing atau urine EHL Bio.
Di Korea, kata CEO EHL Bio Lee Hong Ki, satu dari lima orang usia 50 tahun adalah penderita penyakit ginjal atau pasien gagal ginjal.
Menurut rencana, kata CEO EHL Bio Lee Hong Ki, EHL Bio akan melakukan alih teknologi sel punca atau stem cell dari air seni atau urine atau air kencing manusia ke Indonesia melalui bentuk kemitraan.
Wujud alih teknologi oleh EHY Bio adalah pembangunan Good Manufacturing Practices atau GMP dan Research and Development atau R&D di Indonesia.
Jika kerja sama itu terealisasi, pertanyaan kapan waktunya ucapkan sayonara pada cuci darah atau hemodialisis atau HD bisa terjawab.
Artikel Terkait
Resmi! Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023, Apa Alasan FIFA Tunjuk Indonesia?
Jadwal Piala Dunia U-17 Bersamaan dengan Konser Coldplay di Indonesia, Siapa yang Mengalah?
Mengenal Bacuya, Boneka Badak Bercula Satu yang Jadi Maskot Piala Dunia U-17
Daripada Mendang-mending, Mending Nobar Atawa Nonton Bareng Piala Dunia U 17 Hari Ini
Piala Dunia U 17, Menanti Tuah Hari Pahlawan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya
Bima Sakti Tukiman, Si Jago Tendangan Bebas, Kini Pelatih Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17
Piala Dunia U-17, Meski Indonesia Vs Ekuador Imbang, Arkhan Kaka Torehkan Rekor Manis
Pengobatan dengan Sel Punca atau Stem Cell, AS Pelopor, Korea Kembangkan
Kelak Ada Teknologi Stem Cell atau Sel Punca dari Urine atau Air Kencing atau Air Seni untuk Indonesia
Sundulan Arkhan Kaka, Modal Tambahan selain Sepakan Kaki Kanan Arkhan Kaka di Piala Dunia U-17