Bahaya Duduk Terlalu Lama Bisa Sebabkan Demensia, Mulai Sering Bergerak Yuk

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Kamis, 7 Desember 2023 | 11:51 WIB
Ilustrasi duduk terlalu lama (pexels.com/Antoni Shkraba)
Ilustrasi duduk terlalu lama (pexels.com/Antoni Shkraba)

PejuangKantoran.com - Kalau pekerjaan sudah menumpuk banyak dan harus kelar hari ini, bisa dijamin kamu tak akan beranjak dari kursi dalam waktu lama. Awas lho ada bahaya duduk terlalu lama.

Bahaya duduk terlalu lama bukan lagi hal baru, namun banyak orang yang cenderung tak peduli. 

Coba cek berapa lama kamu sudah duduk hari ini? Ingat ada bahaya duduk terlalu lama ya. 

Baca Juga: Sifat yang Paling Disukai CEO untuk Jadi Karyawan Terbaik di Kantor, Tak Perlu Jadi Penjilat!

Penelitian yang diterbitkan awal pekan ini di JAMA menemukan bahwa duduk diam selama 10 jam atau lebih setiap hari, ternyata berhubungan secara signifikan dengan demensia

Demensia adalah istilah umum untuk hilangnya fungsi kognitif seseorang. Gejalanya meliputi kehilangan ingatan, kebingungan, dan kesulitan mengungkapkan pikiran.

 “Salah satu hal paling menarik yang saya temukan tentang penelitian ini adalah mengenai risiko yang terkait dengan demensia, total waktu yang dihabiskan untuk tidak banyak bergerak lebih penting daripada akumulasi waktu tersebut,” tulis penulis studi Daniel Aslan MS.  

Studi baru ini adalah yang studi terbesar hingga saat ini yang menunjukkan bahwa gaya hidup yang tidak banyak bergerak merupakan faktor risiko demensia, kata Paul E. Schulz, MD, profesor neurologi dan direktur Pusat Gangguan Neurokognitif di UTHealth Houston.

Baca Juga: Sah, Jamu Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Bostwana

Penelitian juga menunjukkan duduk terlalu lama dapat menyebabkan perkembangan kanker, sakit punggung, dan banyak masalah kesehatan lainnya. 

 

Lho kok bisa duduk terlalu lama bisa sebabkan demensia yang ada di otak?

Penelitian dilakukan melalui UK Biobank, sebuah gudang data medis dari setengah juta orang yang tinggal di Inggris. 

Basis Biobank ini memiliki informasi tentang hampir 50 ribu orang berusia 60 tahun atau lebih yang memakai akselerometer, sebuah perangkat yang melacak pergerakan,  selama satu minggu antara 2013 hingga 2015. Saat itu, semua orang tercatat masih sehat dan tak punya masalah demensia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Health

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X