Pejuangkantoran.com - Gagal ginjal tidak bisa diremehkan. Menurut sejumlah catatan, gagal ginjal termasuk salah satu penyakit tidak menular yang paling tinggi menyebabkan kematian.
The International Society of Nephrology (ISN – lembaga internasional terkait dengan penyakit ginjal) melansir ada lebih dari 850 juta orang di seluruh dunia yang menderita penyakit ginjal.
Di Indonesia sendiri, data dari Riset Kesehatan Dasar Kemenke RI, tahun 2018 menyebutkan bahwa ada 739.208 orang menderita gagal ginjal kronis.
Gagal ginjal adalah adalah kondisi menurunnya fungsi ginjal dalam menyaring zat sisa metabolisme dalam darah dan membuangnya melalui urin. Karena racun dan bahan berbahaya lain tidak tersaring, makai a tetap dalam tubuh.
Jika tak ditangani dengan baik, dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Gagal ginjal dibedakan menjadi uda, yaitu gagal ginjal kronis dan gagal ginjal akut.
Gagal ginjal akut adalah kerusakan ginjal yang terjadi secara tiba-tiba namun dapat pulih jika ditangani dengan cepat. Penyebabnya karena pendarahan hebat akibat cedera atau operasi, dehidrasi, atau konsumsi obat-obatan.
Sementara gagal ginjal kronis adalah kerusakan ginjal terjadi secara perlahan-lahan selama setidaknya tiga bulan. Gagal ginjal kronis biasanya disebabkan oleh penyakit jangka panjang, seperti diabetes atau hipertensi.
Gagal ginjal tak kenal usia. Meskipun saat ini prosentase penderita gagal ginjal paling tiggi adalah lansia, namun banyak anak-anak dan anak muda yang kena penyakit ini.
Baca Juga: Waspadai 15 Gejala Gagal Ginjal Berikut Ini Yang Bisa Jadi Tidak Kamu Sadari
Penyebab gagal ginjal
Adapun penyebab gagal ginjal, menurut siloamhospitals.com ada tujuh macam.
- Kurang minum air putih
Ginjal memerlukan cairan yang cukup agar bisa menjalankan fungsinya memuang kelebihan cairan atau elektrolit dan racun dari dalam tubuh secara optimal. Oleh karena itu, asupan air putih sehari-hari sangatlah penting.
Minum air putih yang cukup juga mencegah terbentuknya batu ginjal. Karena itu disarankan minum air putih sebanyak 2 liter per hari. Namun ini tiak berlaku bagi yang sudah menderita gagal ginjal.
Mereka justru harus mengurangi asupan cairan karena ginjal sudah tidak optimal dalam membuang cairan kel luar tubuh.
Artikel Terkait
8 Cara Meredakan Sakit Kepala Tanpa Obat : Alami dan Ampuh
Aturan Tepat Minum Kopi agar Terhindar dari Diabetes dan Batu Ginjal
10 Obat Herbal Disita BPOM karena Berisiko Merusak Ginjal dan Jantung, Sebagian Obat Penambah Gairah
Tak Hanya Menyediakan Makanan Sehat, Urban Farming Juga Bisa Membuat Dompet Kamu 'Sehat'
Makan Siang Itu Wajib Dan Ini Menu Bekal Makan Siang DIY Yang Sehat, Mudah, Dan Praktis
Mana Yang Lebih Sehat? Susu Oat, Susu Almond, Atau Susu Sapi? Cek Fakt-Faktanya!