3 Alasan Mengapa Stretching Sesudah Olah Raga Sama Pentingnya dengan Sebelum

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 17 Maret 2025 | 10:19 WIB
Melakukan stretching sesudah berolah raga sama pentingnya dengan sebelum. (DMYTRO SHEREMETA)
Melakukan stretching sesudah berolah raga sama pentingnya dengan sebelum. (DMYTRO SHEREMETA)

Pejuangkantoran.com – “lakukan pemanasan dengan stretching (peregangan) sebelum kamu berolah raga, supaya kakimu nggak kram!” Anjuran seperti ini sudah sering terdengar dan sudah seperti default.

Dan memang benar, pemanasan dengan stretching adalah salah satu pemanasan standar yang dilakukan sebelum berolah raga. Namun ternyata tak hanya sebelum, setelah melakukan olah raga pun juga harus melakukan stretching.

Jika sebelum olah raga digunakan untuk pemanasan, maka sesudah olah raga digunakan untuk pendinginan. Ada sejumlah alasan yang spesifik mengapa kamu juga harus melakukan stretching setelah berolah raga.

Menurut reboundphysicaltherapy.com, ada tiga alasan, yaitu:

  • Peregangan Meningkatkan Fungsi Jantung – Olahraga membuat darahmu mengalir dengan lebih baik. Ini memberikan beberapa manfaat kesehatan penting. Namun, sama pentingnya untuk mengembalikan detak jantungmu ke tingkat normal setelah latihan selesai. Peregangan dengan benar akan membantu jantungmu kembali ke detak normal dengan cara yang sehat.
  • Peregangan Mengurangi Asam Laktat – Tubuh memproduksi asam laktat setiap kali kamu berolahraga, yang menyebabkan nyeri otot. Peregangan dapat membantu mengurangi penumpukan asam laktat di seluruh tubuh. Peregangan juga melemaskan otot yang tegang.
  • Peregangan Membatasi Ketegangan Otot dan Sendi – Peregangan dengan cara yang benar dapat membatasi ketegangan pada otot dan sendimu. Peregangan akan membantu ototmu tetap fleksibel dan kencang. Hal ini pada akhirnya akan mengurangi kemungkinan cedera setelah berolahraga.

 Baca Juga: Lakukan Stretching Sesuai Olah Raganya. Berikut Jenis-Jenis Stretching, Olah Raga, dan Manfaatnya

Lakukan saat otot masih hangat

Terkadang, karena merasa tidak cedera atau otot kamu terasa baik-baik saja setelah olah raga, ada kecenderungan untuk tidak melakukan stretching sebagai pendinginan. Ini salah besar!

Mau cedera atau tidak cedera, melakukan stretching sesudah berolah raga itu sama pentingnya dengan sebelum, karena bisa menghindarkan cedera atau ketidak nyamanan otot kamu.

Kamu mungkin akan merasakan otot-otot kamu kaku. Biasanya ini akan kamu rasakan keesokan harinya setelah kamu berolah raga yang cukup berat dibanding biasanya.

Ini terjadi karena otot dan tendonmu tidak diregangkan dengan benar setelah berolah raga, dan rentan cedera. Apalagi jika sudah ada cedera sebelumnya, maka disarankan untuk selalu melakukan stretching setelah melakukan olah raga.

Dan bukan hanya asal melakukan stretching, namun juga harus melakukan stretching dengan jenis yang tepat.

Misal, untuk tubuh bagian bawah, kamu harus melakukan stretching untuk otot paha belakang, paha depan, flexor panggul, lunge. Sementara untuk tubuh bagian atas, kamu harus melakukan stretching untuk bahu, trisep, peregangan tulang belakang, dan sebagainya.

Ada catatan dalam melakukan stretching setelah olah raga ini, yaitu:

  • Lakukan peregangan secara perlahan dan bertahap.
  • Setiap melakukan, tahan setiap peregangan (stretching) selama 20-30 detik.
  • Fokus pada pernapasan dalam.
  • Dengarkan tubuhmu dan jangan memaksakan diri terlalu keras.
  • Peregangan statis paling baik dilakukan setelah latihan, saat ototmu masih hangat.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: reboundphysicaltherapy.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X