Pejuangkantoran.com – Zoon politikon atau manusia adalah makhluk sosial. istilah yang diperkenalkan oleh filsuf Yunani kuno, Aristoteles ini menunjukkan bahwa manusia pada dasarnya tidak bisa hidup sendiri.
Mereka akan selalu cenderung membentuk kelompok, berorganisasi, dan hidup dalam masyarakat. Karena itu, manusia secara kodrati cocok untuk hidup bersama orang lain, menetapkan aturan, dan menjalankan kehidupan sosial.
Dalam kehidupan sehari-hari, salah satu bagian dari kehidupan sosial manusia adalah teman.
Menurut Aristoteles, teman adalah kebutuhan penting bagi manusia. Dalam karya filsafatnya yang berjudul Nicomachean Ethics (Etika Nikomachea), Aristoteles secara eksplisit menyatakan bahwa persahabatan (philia) adalah unsur esensial dalam kehidupan yang baik dan bahagia (eudaimonia).
Nicomachean Ethics adalah buku yang membahas bagaimana manusia dapat hidup dengan baik dan mencapai eudaimonia. Ini adalah istilah Yunani yang sering diterjemahkan sebagai kebahagiaan, kesejahteraan, atau hidup yang bermakna.
Teman Dalam Pandangan Filsuf
Menurut Aristoteles, arti teman adalah:
- Manusia membutuhkan teman untuk hidup yang baik
Aristoteles percaya bahwa bahkan orang yang paling bijak dan mandiri pun tetap membutuhkan teman, karena:- Manusia adalah zoon politikon, makhluk sosial.
- Kebahagiaan sejati melibatkan berbagi hidup dengan orang lain.
- Persahabatan sebagai bagian dari kebajikan
Persahabatan menurut Aristoteles tidak hanya menyenangkan, tapi juga merupakan ekspresi kebajikan (virtue). Orang baik akan memiliki teman yang juga baik, dan persahabatan itu membantu keduanya menjadi lebih baik. - Tiga jenis persahabatan menurut Aristoteles:
- Persahabatan karena kegunaan (utility): Teman karena saling menguntungkan.
- Persahabatan karena kesenangan (pleasure): Teman karena menyenangkan satu sama lain.
- Persahabatan karena kebaikan (virtue): Persahabatan tertinggi, didasarkan pada saling menghargai karakter dan kebajikan masing-masing.
- Teman sebagai cermin diri
Aristoteles menulis bahwa teman sejati adalah "cermin bagi diri kita sendiri" — lewat mereka, kita memahami dan mengembangkan karakter kita.
Baca Juga: Bukan Sekadar Hobi: Ini Cara Seru Menambah Teman dan Mengisi Waktu Luang
Teman Dalam Pandangan Kesehatan
Dalam artikel berjudul Friendships: Enrich Your Life And Improve Your Health di laman mayoclinic.org, disebutkan bahwa pertemanan/persahabatan bisa membawa dampak besar terhadap kesehatan fisik dan kesejahteraanmu.
Teman/sahabat yang baik juga baik untuk kesehatan fisik dan mental. Tak hanya bermanfaat dalam kegembiraan, mereka juga selalu ada untuk mendukungmu di masa-masa sulit. Teman juga dapat:
- Meningkatkan rasa keterhubungan, rasa memiliki, dan tujuan hidupmu.
- Meningkatkan kebahagiaan dan mengurangi stresmu.
- Meningkatkan rasa percaya diri dan harga dirimu.
- Membantu kamu melewati masa-masa sulit, seperti perceraian, penyakit serius, kehilangan pekerjaan, atau kematian orang terkasih.
- Mendorong kamu untuk mengubah atau menghindari kebiasaan yang tidak sehat. Misal, kecanduan alkohol atau tidak berolahraga.
Intinya, teman juga memainkan peran besar dalam kesehatanmu secara keseluruhan. Punya teman bukan hanya pelengkap, tetapi penopang utama kesejahteraan hidup.
Dalam jangka panjang, mereka bukan hanya membuat hari-hari terasa lebih ringan, tapi juga membuat kita hidup lebih lama, lebih sehat, dan lebih bahagia. ***
Artikel Terkait
Ketika Kolega Kantor Alami Masalah Mental Health, Lakukan 6 Langkah Ini Sebagai Teman Atau Atasan
Makin Dewasa, Sebaiknya Hindari 8 Tipe Orang Seperti Ini untuk Jadi Teman, Bikin Capek Jiwa Raga!
Etika Split Bill atau Meminjamkan Uang kepada Keluarga dan Teman, Perlukah Buat Perjanjian?
Benarkah Dampak Negatif Jika Pacaran dengan Teman Sekantor Lebih Banyak Dialami Perempuan?
Ngontrak Rumah bareng Teman? Jangan Mau Jadi 'Cinderella Roommate' dan Segera Bagi Tugas!
Orang yang Selalu Kebagian Motoin Teman-temannya saat Foto Bareng Ternyata Punya Sifat Ini