Pejuangkantoran.com – Tentu sebagian besar dari kita sudah pernah mendengar istilah ultra processed food. Apalagi, kerap beredar di WAG atau media sosial terkait dengan jenis makanan ini.
Ultra-processed food (UPF) adalah makanan yang diproduksi melalui proses industri tingkat lanjut dan mengandung banyak bahan tambahan yang umumnya tidak digunakan dalam masakan rumahan.
Penambahan zat aditif ini tujuannya meningkatkan rasa, tekstur, warna, dan daya simpan.
Iistilah ultra-processed food ini berasal dari klasifikasi makanan NOVA yang dikembangkan oleh peneliti gizi dari University of Sao Paulo, Brasil.
Sistem ini membagi makanan ke dalam 4 kategori berdasarkan seberapa jauh makanan tersebut diproses selama proses produksinya:
Baca Juga: 7 Jenis Roti Paling Sehat yang Direkomendasikan Ahli Gizi, Cocok Buat Sarapan dan Diet
1. Makanan tidak diproses atau diproses minimal
Ini mencakup bahan pangan seperti buah, sayuran, susu, ikan, kacang-kacangan, telur, kacang dan biji-bijian yang tidak diberi bahan tambahan dan hampir tidak berubah dari kondisi alaminya.
2. Bahan olahan (processed ingredients)
Ini adalah bahan yang ditambahkan ke makanan lain, bukan untuk dimakan sendiri, seperti garam, gula, dan minyak.
3. Makanan olahan (processed foods)
Makanan ini dibuat dengan menggabungkan bahan dari kelompok 1 dan 2, dan diolah dengan cara yang sebenarnya bisa dilakukan di dapur rumah. Contohnya selai, acar, buah dan sayur kalengan, roti dan keju buatan rumahan.
4. Makanan ultra-olahan (ultra-processed foods)
Ultra-processed foods biasanya mengandung lebih dari satu bahan yang jarang atau bahkan tidak pernah ditemukan di dapur rumah. Makanan ini juga cenderung mengandung banyak bahan tambahan.
Artikel Terkait
Kurangi Makanan Olahan, Kalau Mau Mencoba Menurunkan Berat Badan dengan Cepat
Kurma Memang Sarat Nutrisi. Berikut Ini Jumlah Nutrisi Masing-Masing Jenis Kurma dan Panduan Manfaatnya
14 Buah dengan Kandungan Protein Tinggi yang Mengejutkan, Sehat Banget Buat Diet
Hati-hati, Ternyata 6 Makanan dan Minuman Ini Justru Meningkatkan Stres
Sayuran Terbaik untuk Kesehatan Jantung, Menurut Ahli Kardiologi
Menghindari Kolesterol Dalam Makanan Tak Hanya Memerhatikan Bahan Makanannya Saja