6 Kebohongan yang Sering Diungkapkan Pasien saat Konsultasi ke Dokter, Akibatnya Bahaya Banget!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 16 April 2026 | 15:40 WIB
Ilustrasi: Berbohong pada dokter mengenai  kondisi kamu tidak akan ada gunanya, justru dampaknya lebih berbahaya. (Freepik/Pressfoto)
Ilustrasi: Berbohong pada dokter mengenai kondisi kamu tidak akan ada gunanya, justru dampaknya lebih berbahaya. (Freepik/Pressfoto)

PejuangKantoran.com - Berbohong atau tidak jujur? Sama saja sih, apa lagi jika kebiasaan itu kamu lakukan terhadap dokter saat konsultasi. Berbohong pada dokter bisa berdampak serius pada kesehatan kamu.

Soalnya begini, sebuah studi dari University of Utah, Salt Lake City, Amerika Serikat, menemukan bahwa sekitar 60% hingga 80% orang dewasa tidak jujur kepada dokter mengenai gaya hidup mereka.

Biasanya, orang berbohong pada dokter karena takut diceramahi, merasa malu, atau khawatir akan dihakimi. Atau yang lebih parah, merasa dibodoh-bodohi jika mengatakan yang sebenarnya.

Baca Juga: 1 dari 5 Karyawan Ternyata Overqualified, tapi Dilakukan Sukarela karena Berbagai Alasan

Padahal, Dr. Katie Freeman dari University of Minnesota Medical School, menegaskan bahwa dokter tidak punya waktu untuk menghakimi pasiennya. Sebab, dokter tidak memperlakukan pasien secara personal sehingga tidak melibatkan emosi.

"Kami benar-benar ingin tahu agar kami bisa menentukan langkah selanjutnya," ujar Dr. Freeman.

Mau tahu apa saja hal-hal yang sering disembunyikan pasien namun sangat berbahaya jika tidak diungkapkan?

1. Tidak minum obat

Ini masalah yang sangat umum. Penelitian menunjukkan, 50% orang yang diresepkan obat penurun kolesterol (statin) berhenti meminumnya atau tidak mengonsumsinya sesuai dosis dalam setahun pertama.

Kalau kamu berhenti minum obat karena efek samping atau biaya tetapi tidak mengatakannya, dokter mungkin akan menambah dosis atau meresepkan obat tambahan yang sebenarnya tidak perlu.

Baca Juga: Starbucks Gunakan Percakapan ChatGPT untuk Membantu Konsumen Mendapat Rekomendasi Minuman

Dr. Raquel Zemtsov dari University of Pittsburgh menjelaskan, keterbukaan pasien akan membantu dokter mencari solusi yang lebih tepat tanpa pengeluaran tambahan yang tidak perlu.

2. Tidak nyaman dengan rencana perawatan

Kalau kamu merasa tidak sanggup atau tidak mau menjalani rencana perawatan tertentu, lebih baik kamu sampaikan dengan jujur sejak awal. Atau, kamu merasa gugup tentang suatu prosedur atau takut efek samping? Dokter bisa kok, membantu menenangkan kamu atau mencari alternatif lain.

3. Kebiasaan makan dan olahraga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Huffington Post

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X