Yang Suka Minum Kopi Sachetan Perlu Tahu Apa Kandungan dan Efeknya Jika Dikonsumsi Berlebihan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 15 Juni 2023 | 20:13 WIB
Ilustrasi: Kopi sachet seringkali mengandung senyawa kimia yang punya efek buruk jika dikonsumsi berlebihan. (Freepik/Bublikhaus)
Ilustrasi: Kopi sachet seringkali mengandung senyawa kimia yang punya efek buruk jika dikonsumsi berlebihan. (Freepik/Bublikhaus)

Kandungan gula dan pemanis buatan dalam kopi sachet juga cukup tinggi. Itulah mengapa jika kamu mengonsumsi kopi ini terlalu sering, bisa memicu obesitas akibat kadar gula yang berlebihan di dalam tubuh. Apalagi jika kamu jarang berolahraga dan tidak memperhatikan pola hidup sehat.

Sekadar informasi, satu sachet kopi bisa mengandung gula hingga 13 gram. Ini merupakan seperempat asupan gula harian dari batas aman konsumsi 50 gram per hari yang dianjurkan Kementerian Kesehatan.

Itulah mengapa diabetes merupakan penyakit yang bisa dialami oleh orang-orang yang sering minum minuman kopi sachet karena asupan gula yang tinggi.

3. Kolesterol jahat meningkat

Sebagian besar kopi sachet yang beredar banyak ditambahi krimer (creamer), yang mengandung lemak trans. Ini merupakan lemak yang memiliki kolesterol jahat, yang sering juga disebut LDL atau Low Density Lipoprotein.

“Jika dikonsumsi setiap hari, kandungan LDL yang tinggi di dalam tubuh bisa menjadi faktor risiko beberapa penyakit berbahaya seperti jantung atau stroke,” ujar dr Andi.

4. Meningkatkan risiko hipertensi

Selain kolesterol, peningkatan LDL dapat berisiko menyebabkan penumpukan lemak pada pembuluh darah. Lama-kelamaan lemak jahat ini akan membentuk plak dan menyebabkan gangguan pada aliran darah sehingga tekanan darah ikut naik.

Jika sudah menderita hipertensi dan penyumbatan pembuluh darah, kamu juga jadi lebih rentan terkena penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.

5. Memicu mood swing

Kafein yang berada di dalam kopi, termasuk kopi sachet, bisa membuat seseorang lebih terjaga dan meningkatkan mood. Sayangnya, peningkatan mood ini bersifat sementara.

Baca Juga: 7 Tips buat yang Baru Pertama Nge-Gym (Salah Satunya Fokus pada Teknik yang Benar)

“Ketika gula darah meningkat dengan cepat dan kembali turun menyebabkan kalian mengalami mood swing atau suasana hati berubah secara drastis. Dari yang tadinya mood-nya positif bisa berubah menjadi negatif,” kata dr Andi.

Kafein juga meningkatkan kadar senyawa katekolamin. Jika senyawa ini meningkat, tubuh akan memunculkan respons seperti ketakutan dan merasa terancam, yang membuatmu merasa cemas.

Selain itu, beberapa studi mengatakan bahwa kandungan gula yang ada pada minuman instan, tidak hanya kopi, jika rutin dikonsumsi bisa sangat mengganggu regulasi gula darah di dalam tubuh. Hal ini juga yang bisa menyebabkan mood swing.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Hellosehat, TikTok @_paguru_, Youtube @DokterAndiOfficial

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X