Shane Lukas Berkeras Bukan Pelaku, Pengacara David Beberkan Peran Aktif Shane pada 20 Februari

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 15 Juni 2023 | 14:55 WIB
Walaupun Shane Lukas berkeras bukan pelaku penganiayaan David, pengacara David membeberkan bukti-bukti peran aktif Shane dalam peristiwa tersebut. (Tangkapan layar Youtube @KompasTV)
Walaupun Shane Lukas berkeras bukan pelaku penganiayaan David, pengacara David membeberkan bukti-bukti peran aktif Shane dalam peristiwa tersebut. (Tangkapan layar Youtube @KompasTV)

PejuangKantoran.com - Saat persidangan kasus penganiayaan David Ozora dengan agenda mendengarkan keterangan saksi digelar Selasa (13/6/2023) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), terdakwa Shane Lukas sempat mengajukan keberatan.

Saat itu, Shane Lukas keberatan disebut sebagai pelaku dalam kasus penganiayaan tersebut. Shane membela diri dengan mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak menganiaya David pada peristiwa 20 Februari 2023 tersebut.

"Setelah saya dengar kesaksian saksi, saya keberatan dengan penyebutan para pelaku karena saya sama sekali tidak ikut menganiaya David pada saat itu," ucapnya membela diri.

Baca Juga: Mario Dandy Cengengesan Usai Sidang Disangka Stres, Jonathan Latumahina: Dia Sehat Secara Psikis

Saksi yang dimaksud adalah ayah David Ozora, Jonathan Latumahina. Saat menceritakan mengenai kejadian penganiayaan yang dialami anaknya, Jonathan memang menyebut orang-orang yang terlibat dalam peristiwa itu sebagai “pelaku”.

Penjelasan dari pengacara keluarga David Ozora

Sehari sebelumnya, Senin (12/6/2023), melalui akun Twitter pribadinya, @MellisA_An, pengacara keluarga David, Mellisa Anggraini, menjelaskan dugaan keterlibatan Shane Lukas dalam kasus tersebut

Terkait Terdakwa Shane Lukas (SL) berikut dugaan keterlibatannya dalam penganiayaan berat terencana atas anak korban David bersama dengan Mario Dandy Satrio (MDS) dan Anak AG,” tulisnya.

Menurutnya, sejak awal Mario Dandy bilang bahwa dirinya ingin memukul orang dan minta ditemani, Shane mengiyakan ajakan tersebut. Artinya, ia tahu bahwa dirinya akan terlibat dalam peristiwa penganiayaan David.

Lalu, saat di perjalanan menuju lokasi David berada, Shane yang mendengar cerita versi Mario Dandy dan AG, disebut memberikan kata-kata yang provokatif.

Saat itu, ia juga bahkan bertanya nanti di lokasi penganiayaan apa yang harus dilakukannya. Saat diminta oleh Mario untuk merekam, Shane menyetujuinya dan bahkan bilang, “Mana HP lo?"

Berperan aktif selama peristiwa penganiayaan

Tak hanya menemani, Shane menurut Mellisa adalah orang yang ikut mengintip ke garasi rumah teman David —tempat korban memang berada saat itu— untuk melihat apakah remaja 17 tahun itu ada di dalam.

Ktk anak korban sudah turun menemui, SL melihat sdh ada kekerasan terhadap anak korban spt oush up, posisi tobat, plank dll, bahkan SL ikut mencontohkan bagaimana posisi tobat yg benar kpd anak korban,” tulis Mellisa.

Baca Juga: Saksi Kunci di Sidang Mario Dandy: Tidak Bantu Menolong David Ozora dan Malah Bermesraan dengan AG

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Youtube @tribunnews, Twitter @MellisA_An

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X