PejuangKantoran.com - Seiring bertambahnya usia, ada banyak alasan mengapa orang tidak bisa tertidur semudah dulu.
Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang topik yang akrab ini, kami berbicara dengan Janet Kennedy, PhD, seorang psikolog klinis berlisensi di NYC Sleep Doctor yang berspesialisasi dalam mengobati gangguan tidur.
1. Teknologi
"Salah satu alasan terbesar orang sulit tidur adalah karena teknologi," kata Kennedy. "Kami sangat terikat dengan ponsel dan perangkat lain, yang dapat mengganggu saat mencoba tidur setiap malam. Cara yang bagus untuk menghindari perangkat Anda adalah dengan menyimpannya di ruangan yang berbeda sebelum tidur."
Baca Juga: Lowongan IT Infrastructure Assistant Manager Gaji Rp17.000.000 – 23.800.000 di Perusahaan Kosmetik
Meskipun saya pasti bersalah atas pengguliran larut malam dan belanja online dari waktu ke waktu, saya perhatikan bahwa bahkan cahaya biru yang menggelegar dari TV saya mulai memengaruhi kualitas tidur saya.
2. Stress
Selain gangguan digital, Kennedy menunjukkan alasan lain mengapa kita tidak bisa mematikan otak di malam hari: stres.
"Dengan jadwal sibuk, karier, merawat keluarga, dan sebagainya, sangat melelahkan untuk memproses semuanya di siang hari," katanya. "Jadi ketika kepala kita akhirnya membentur bantal di malam hari, kita tidak bisa tidak memikirkan semua hal yang masih perlu kita lakukan."
Menurut survei tidur global The Philips 2019, kekhawatiran dan stres adalah faktor gaya hidup nomor satu yang disebutkan memengaruhi kemampuan peserta untuk tertidur dan/atau tidur nyenyak.
Survei lain yang dilakukan oleh Well+Good menemukan hal yang sama: Peserta menyebut stres (dari segala hal mulai dari uang hingga pekerjaan hingga masalah keluarga dan hubungan) sebagai penyebab utama sulit tidur mereka.
3. Terlalu panas
Kepanasan, atau keringat malam, adalah penghambat tidur besar lainnya bagi banyak orang dewasa, terutama wanita.
Sebuah survei kebiasaan tidur baru-baru ini oleh merek pakaian tidur dan pakaian intim Soma menemukan, tidak mengherankan, bahwa sekitar setengah dari peserta mengaku mengalami kesulitan jatuh dan / atau tetap tertidur, dengan 57 persen menuding pikiran yang gelisah — atau tidak dapat mematikan otak mereka di malam.
Artikel Terkait
Hati-hati Kantor Kamu Bisa Bikin Depresi, Ini Cara Mencegahnya!
Pemakaman Baqi’, Peristirahatan Terakhir Para Jamaah Haji yang Meninggal di Tanah Suci
Ceritakan Mengharukan Pramugari Penerbangan Haji, Bantu Ganti Popok Jamaah yang Sudah Lansia
8 Wisata Alam Terbaru di Yogyakarta 2023, Mau Camping di Tepi Pantai atau Naik Gondola di Tebing?
Untung-Rugi Nongkrong dengan Rekan Kerja Sehabis Jam Kantor, Kamu Join atau Nggak?
Daftar 50 Restoran Terbaik di Dunia Dirilis, Ini Daftar Lengkapnya
Mantra Surugana, Film Horor Pertama yang Pendanaannya Melalui Crowdfunding
Taipan Ini Terhindar dari Musibah Usai Menolak Tiket Diskon untuk Menumpang Kapal Selam Titan
Sering Sulit Mengingat? Lakukan Cara Ini Agar Lebih Mudah Belajar Hal Baru
Resmi! Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023, Apa Alasan FIFA Tunjuk Indonesia?