Apakah Sarden Kalengan Termasuk Pilihan yang Sehat untuk Bekal Makan Siang ke Kantor?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 30 Juli 2023 | 07:00 WIB
Ilustrasi: Sarden kalengan merupakan sumber protein, vitamin B12, vitamin D, dan kalsium yang sangat baik. (Freepik)
Ilustrasi: Sarden kalengan merupakan sumber protein, vitamin B12, vitamin D, dan kalsium yang sangat baik. (Freepik)

Sarden kalengan yang lebih baik

Manaker dan Shea Rawn merekomendasikan untuk memilih ikan sarden yang dikemas dalam air garam rendah natrium untuk membantu mengurangi asupan total natrium kamu.

Namun, kalau harus memilih apakah sarden dikalengkan dengan minyak zaitun atau air, itu tergantung pilihan masing-masing orang. Sarden kalengan dalam minyak mengandung lebih banyak lemak dan kalori total, tetapi rasanya lebih enak.

Pertanyaan terpopuler tentang sarden

1. Apakah sarden kaleng makanan olahan?

Sarden kalengan dianggap sebagai makanan olahan karena secara teknis segala sesuatu yang diubah dari keadaan aslinya dianggap diproses. Namun, "diproses" dalam hal ini berarti disiapkan.

Pengalengan ikan sarden bisa membantu mempermudah menikmati pilihan makanan laut padat nutrisi ini. Sarden kalengan tidak perlu dianggap terlarang atau "buruk" karena pemrosesan yang mereka butuhkan.

2. Bolehkah makan sarden kalengan setiap hari?

Boleh saja makan ikan sarden kalengan setiap hari. Namun, perlu diingat bahwa asupan makanan laut yang direkomendasikan adalah 220-350 gram per minggu (tergantung pada usia dan faktor individu).

Kalau kamu mengonsumsi sarden kalengan dalam porsi kecil setiap hari dan masih berada dalam kisaran konsumsi yang disarankan tersebut per minggu, seharusnya tidak ada alasan untuk khawatir.

Baca Juga: 6 Rebusan Daun yang Ampuh Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Cara Alami Atasi Hipertensi

3. Mendingan sarden atau tuna kalengan?

Baik sarden maupun tuna kalengan memberikan nutrisi yang sama dan mampu memenuhi asupan makanan laut mingguan yang direkomendasikan.

Namun, konsumen perlu mewaspadai kandungan merkuri dalam tuna kalengan dibandingkan sarden kalengan.

"Sarden kalengan punya jumlah merkuri yang lebih rendah daripada tuna kalengan karena ukurannya yang lebih kecil. Sebab, kandungan merkuri ikan biasanya meningkat saat ia naik ke rantai makanan," pungkas Shea Rawn.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: EatingWell

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X