PejuangKantoran.com - Stres dengan segala kesibukan kerja dan masalah di rumah? Tenang, atur napas, atau lakukan five-finger breathing.
Judith Scheman, PhD, Director of Behavioral Medicine for the Digestive Disease and Surgery Institute di Cleveland Clinic, Ohio, menjelaskan bagaimana five-finger breathing (pernapasan lima jari) bisa membantumu rileks.
Five-finger breathing atau pernapasan lima jari adalah teknik pernapasan sederhana untuk menghasilkan relaksasi mendalam yang dapat dilakukan di mana saja. Bahkan, saat kamu sedang mengemudi sekalipun.
Baca Juga: Ketahui Waktu Paling Tepat untuk Operasi Katarak
Tidak seperti jenis latihan pernapasan lainnya, pernapasan lima jari adalah pengalaman multisensori di mana kamu berkonsentrasi pada lebih dari sekadar pernapasan.
Cara ini membuatmu fokus pada gerakan dan sensasi ketika satu tangan menyentuh tangan lainnya, secara perlahan dan disengaja. Ini membantu otak memasuki keadaan relaksasi yang mendalam, yang menyebabkannya melepaskan endorfin.
“Endorfin adalah pereda nyeri alami tubuh,” jelas Dr. Scheman. “Ini identik dengan opioid, tetapi tidak menyebabkan sembelit, gatal, mual atau muntah, dan tidak mengganggu tidur atau sistem kekebalan.”
Dengan kata lain, kamu dapat bisa mendapatkan endorfin alami yang aman bagi tubuh dan merasakan relaksasi mendalam.
Manfaat five-finger breathing
Teknik pernapasan ini akan memicu sistem saraf parasimpatis, yaitu bagian otak yang bertanggung jawab untuk beristirahat, bersantai, dan mengatur ulang tubuhmu.
Saat kamu tegang, kewalahan, atau bersemangat, teknik ini membantu mengurangi rasa cemas atau terancam, dan menuju keadaan yang lebih tenang.
Teknik relaksasi mendalam seperti pernapasan lima jari ini telah terbukti bermanfaat untuk:
Baca Juga: Peringatan buat Kaum Rebahan: Kebiasaan Mager Bisa Membunuhmu lewat Serangan Jantung!
Mengurangi stres dan kecemasan
Ketika sistem saraf parasimpatis aktif, kamu dapat mengalihkan fokus dari kekhawatiran dan pemicu stres. Mengurangi kecemasan dan stres dapat mengurangi peradangan dan membantu sistem kekebalan tubuh.
Merilekskan tubuh
Misalnya saja saat akan menjalani operasi. Orang yang menjalani operasi dalam keadaan sangat rileks memerlukan lebih sedikit obat penenang sebelum menerima anestesi umum.