Bekerja shift malam membutuhkan kemampuan untuk mengatur pola tidur di siang hari, yaitu untuk menjaga agar utang tidur seminimal mungkin dan kelelahan di malam hari.
Berikut ini langkah-langkah untuk mengatur pola tidur saat bekerja shift malam, dan membuat lingkungan yang lebih mendukung untuk tidur.
Luangkan waktu khusus untuk tidur sesudah bekerja. Cobalah untuk menyisihkan waktu 7-9 jam untuk tidur setelah shift malam.
Tentukan jam tidur yang sama setiap hari. Jangan menunda tidur. Semakin lama kamu menunda tidur, semakin besar kemungkinan kamu akan terjaga.
Jika kamu harus bekerja pukul 17.00 hingga 01.00 pagi, cobalah untuk tidur pukkul 03.00 hingga 11.00.
Kalau shift malam dimulai pukul 23.00 hingga 07.00 pagi, sebaiknya tidur mulai pukul 09.00 hingga 17.00.
Baca Juga: Ketahuan Berbohong Saat WFH, Pegawai Asuransi Ini Dipecat Usai Laptopnya Dilacak Bos
Makan dan minumlah sesuatu sebelum tidur. Rasa lapar atau haus bisa membuatmu sulit tidur. Makanlah sesuatu yang tidak terlalu mengenyangkan, seperti pisang, telur, yogurt, atau susu.
Hindari mengonsumsi alkohol sebelum tidur. Alkohol memang bisa membantu kamu tertidur, tetapi juga dapat mengurangi kualitas tidur dan mengganggu fase tidur yang dalam. Hal itu akan membuat kamu merasa tidak segar keesokan harinya.
Hindari merokok sebelum tidur. Nikotin adalah stimulan dan karena itu menyebabkan kamu mengalami kesulitan untuk tidur.
Matikan TV dan gadget lain di kamar tidur. Jangan tergoda untuk menonton atau mengecek pesan Whatsapp selama persiapan tidur. Jauhkan semua perangkat tersebut, kecuali untuk mengatur alarm.
Siapkan kamar tidur agar mendukung suasana tidur. Pastikan kamar kamu tenang, gelap, dan bersuhu nyaman. Gunakan penyumbat telinga untuk memblokir kebisingan di siang hari, dan tirai gelap untuk mencegah cahaya matahari masuk ke dalam kamar.
Kipas angin bisa membantu menjaga sirkulasi udara, sekaligus memberikan sedikit kebisingan yang mengalihkan kamu dari pikiran-pikiran yang mengganggu.