Meningkatkan hingga 300 menit (lima jam) atau lebih aktivitas aerobik sedang, atau 150 menit (2,5 jam) aktivitas aerobik berat secara umum memiliki manfaat kesehatan tambahan.
Grafik Detak Jantung Zona Aerobik Berdasarkan Usia
Detak jantung zona aerobik didasarkan pada denyut jantung maksimum untuk usia, jenis kelamin, dan kondisi tubuh masing-masing. Rumus detak jantung maksimum yang umum digunakan adalah usia dikurang dengan 220.
Misal, detak jantung maksimum untuk seseorang berusia 40 tahun adalah 180 denyut per menit (BPM), beat per minute). Namun, persamaan ini tidak mempertimbangkan variabel spesifik, seperti jenis kelamin, genetika, kondisi tubuh, dan sebagainya.
Tabel detak jantung maksimal berdasarkan usia dan dan target detak jantung Zona Aerobik.
Detak jantung maksimum individu dan detak jantung zona aerobik menurun seiring bertambahnya usia.
Rumus lain yang mencakup lebih banyak detail (dan lebih banyak matematika) meliputi rumus Tanaka (208 - 1,7 x usia) dan rumus Gulati (206 - 0,88 x usia, hanya untuk wanita).
Akan tetapi rumus ini juga menggeneralisasi dan tidak memperhitungkan variabel yang tercantum di atas. Kamu dapat menggunakan kalkulator detak jantung atau bagan seperti yang ada di sini untuk menemukan hasil berdasarkan karakteristik pribadi.
Faktor lain yang dapat memengaruhi detak jantung adalah:
- Hidrasi;
- Suhu tubuh;
- Emosi;
- Aktivitas fisik dan ketegangan;
- Tidur;
- Obat-obatan;
- Siklus menstruasi;
- Suhu sekitar dan cuaca.