Pejuangkantoran.com – Berada di negara tropis itu memang terkadang butuh aksesoris yang mendukung. Durasi waktu siang hari di wilayah ekuator ini rerata adalah 4.422 jam per tahun.
Dengan durasi paparn sinar matahari yang bisa dibilang setiap hari ini tentu saja akan berdampak pada kesehatan. Secara positif, paparan sinar mataahri pagi akan meningkatkan produksi vitamin D.
Seperti kamu tahu, vitamin D berfungsi untuk membantu penyerapan fosfor dan kalsium di saluran pencernaan. Fosfor membantu tubuh dalam memperbaikia jaringan yang rusak, memperkuat tulang dan gigi, serta meningkatkan metabolism.
Sementara kalsium akan menjaga kesehatan dan kekuatan tulang dan gigi.
Namun, dari sisi negatif, paparan sinar ultra violet dari matahari bisa berdampak buruk pada tubuh kita. Misal, kanker kulit, penuaan dini, dan kerusakan mata.
Potensi Kerusakan Mata Karena Sinar UV
Khusus untuk potensi bahaya kerusakan mata, kamu harus tahu bagaimana sinar matahari bisa merusak mata kita.
Kerusakan akibat sinar matahari disebabkan oleh sinar ultraviolet (UV) dari matahari. Sinar UV ini tidak terlihat oleh manusia, tetapi merupakan bagian besar dari energi yang diterima bumi dari matahari setiap hari.
Secara umum, kulit kita lebih sensitif terhadap sinar UV daripada mata kita. Namun, kelopak mata kita sangat sensitif terhadap cahaya yang kita terima dari matahari.
Kerusakan mata akibat sinar matahari meliputi:
- Karsinoma basal atau karsinoma skuamosa pada kelopak mata, yang disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebihan pada kelopak mata. Ini adalah kanker kulit umum yang jarang berakibat fatal, tetapi bisa bersifat agresif.
- Pterigium, atau "mata peselancar," disebabkan oleh terlalu banyak sinar UV. Mata peselancar adalah benjolan keruh berbentuk baji yang biasanya terbentuk pada kornea (lapisan luar mata), membentang dari sudut ke arah pupil di bagian tengah mata kamu. Biasanya, pertumbuhan ini tetap kecil, tetapi terkadang membesar, memengaruhi penglihatan dan menyebabkan ketidaknyamanan.
- Fotokeratitis (mata terbakar matahari). Kondisi ini persis seperti namanya — paparan sinar matahari benar-benar membakar kornea dan konjungtiva (bagian dalam kelopak mata), menyebabkan mata sensitif dan nyeri, kemerahan, mata berair, penglihatan kabur, dan pembengkakan.
Baca Juga: Bagi Kamu Pekerja Kantoran, Olah Raga Mata Perlu Kamu Lakukan. Begini Caranya!
Namun, potensi bahaya itu sebenarnya bisa kita kurangi dan hindari. Pada prinsipnya adalah mengurangi/menghindari paparan sinar UV pada wilayah mata kita.
Salah satunya adalah dengan kacamata hitam. Kacamata hitam memberikan perlindungan penting dari sinar matahari ultraviolet (UV).