bugar

Olah Raga Cardio Itu Penting Bagi Jantung. Berikut Alasan 7 Olah Raga Ini Bisa Disebut Oleh Raga Cardio

Rabu, 21 Mei 2025 | 10:25 WIB
Lari atau jalan di treadmill adalah salah satu olah raga cardio. (Freepik)
  1. Bersepeda

Cardio jika:

  • Kecepatan sedang hingga cepat (di atas 15 km/jam);
  • Mengayuh terus menerus tanpa banyak berhenti menayuh (melakukan coasting) ;
  • Bisa dilakukan di luar ruangan atau sepeda statis.

Bukan cardio jika: hanya santai, berhenti-berhenti, atau terlalu pelan.

  1. Lompat Tali (Jump Rope)

Cardio jika:

  • Dilakukan secara ritmis dan nonstop minimal 1–2 menit per set;
  • Napas cepat dan keringat keluar;
  • Bisa variasikan: dua kaki, satu kaki, double under.

Intensitas tinggi, sangat bagus untuk pembakaran kalori.

Baca Juga: Aktif Olah Raga dan Gaya Hidup Sehat Tapi Berisiko Kena Penyakit Jantung? Ini Faktor-faktornya!

  1. Zumba / Aerobik

Cardio jika:

  • Gerakan kontinu, mengikuti musik dengan tempo sedang hingga cepat;
  • Durasi biasanya 20–60 menit;
  • Latihan kelompok atau lewat video YouTube juga oke.

Tip: Kalau kamu berkeringat dan napas mulai berat setelah 5–10 menit, itu cardio.

  1. Naik Turun Tangga

Cardio jika:

  • Dilakukan terus-menerus selama minimal 5–10 menit;
  • Bisa naik-turun 1–2 anak tangga dalam satu langkah;
  • Gerakan konsisten, tidak berhenti tiap lantai.

Bukan cardio jika: hanya sesekali naik tangga lalu duduk.

  1. Senam Kardio di Rumah

Contoh gerakan yang termasuk cardio:

  • Jumping jacks;
  • High knees (angkat lutut tinggi);
  • Butt kicks;
  • Burpees;
  • Mountain climbers.

Cardio jika:

  • Dirangkai jadi sesi latihan 10–30 menit;
  • Tidak terlalu banyak jeda istirahat;
  • Detak jantung dan napas meningkat.

Kesimpulan

Secara garis besar, olah raga dikatakan cardio jika dilakukan dengan gerakan berulang, dinamis, konsisten. Selain itu ada peningkatan detak jantung dan nafas serta dilakukan minimal 10 menit tanpa jeda.  ***

Halaman:

Tags

Terkini