bugar

Kasus Covid-19 Naik, Menkes: Varian Tidak Mematikan, Masyarakat Tak Perlu Panik

Kamis, 5 Juni 2025 | 10:25 WIB
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut kasus Covid-19 mengalami kenaikan namun bukan varian yang mematikan. (pixabay)

PejuangKantoran.com - Kementerian Kesehatan mengonfirmasi bahwa kasus Covid-19 di Indonesia kembali menunjukkan tren peningkatan. Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik menghadapi situasi ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 3 Juni 2025. Pertemuan yang berlangsung selama sekitar dua setengah jam ini membahas perkembangan terbaru terkait pandemi di Tanah Air.

"Mengenai Covid, datanya seperti apa," kata Budi kepada wartawan setelah pertemuan.

Baca Juga: Wamenaker Tegas: Pengusaha Harus Patuh, Syarat Usia dan Good Looking dalam Rekrutmen Dihapus!

Menurut Budi, meskipun terdapat kenaikan jumlah kasus, situasinya masih terkendali dan belum berada pada level yang mengkhawatirkan. Ia menyebutkan bahwa angka kasus masih terpantau rendah, dan mayoritas terdeteksi melalui pusat-pusat pengawasan atau surveillance yang aktif dimonitor pemerintah.

"Masih ‘odometer’-nya puluhan. Itu pun terpantau di beberapa pusat surveillance yang kami monitor," jelasnya.

Budi juga menambahkan bahwa varian Covid-19 yang kini menyebar bukanlah jenis yang mematikan atau berisiko tinggi. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak terlalu khawatir dan tetap tenang.

Baca Juga: AI Bisa Meringankan Kerja Pemimpin, Tapi Tetap Harus Ada Aturan dan Etikanya!

“Kenaikan ini adalah varian yang relatif tidak mematikan. Jadi, enggak usah terlalu dikhawatirkan supaya masyarakat nggak panik,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa pemerintah tetap melakukan langkah-langkah mitigasi dan pemantauan, meskipun situasinya sangat berbeda dibandingkan masa awal pandemi. Kenaikan kasus kali ini juga belum berdampak signifikan terhadap kapasitas rumah sakit maupun angka kematian.

Dengan kondisi tersebut, Kementerian Kesehatan tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mengikuti anjuran protokol kesehatan jika diperlukan, namun tidak perlu melakukan tindakan yang berlebihan.

Tags

Terkini