Pejuangkantoran.com - Jika kamu merasa kulit sudah aman karena sudah menggunakan skincare sebelum tidur, jangan merasa puas dulu.
Tahukah kamu kalau cara tidur ternyata bisa berkontribusi atau bahkan mempercepat proses penuaan?
Ahli bedah kosmetik Dr. Svetlana Danovich, mengatakan tidur sangat penting untuk perbaikan sel dan regenerasi kulit. Namun, cara tidur dapat secara signifikan mempengaruhi bagaimana wajah dan dada menua.
"Ketika kita berulang kali tidur dengan posisi miring atau tengkurap, kulit akan tertekan pada bantal, menciptakan tekanan mekanis yang seiring waktu menyebabkan kerutan permanen pada kulit,” jelasnya.
Dikenal juga dengan nama ‘garis tidur’, area yang paling rentan adalah pipi, lipatan garis dari bagian bawah hidung ke ujung mulut, dan garis rahang.
Posisi tidur terbaik (dan terburuk) untuk kulit
Meski para ahli bilang bahwa tidur menyamping, khususnya ke kiri, terbaik untuk kesehatan, Danovich mengatakan bahwa ini sebenarnya adalah salah satu posisi terburuk untuk kulit.
"Posisi ini memberikan tekanan dan gesekan yang konsisten pada satu sisi wajah dan dada sehingga menyebabkan garis-garis halus dan kerutan vertikal,” ujarnya.
Baca Juga: Tidur Setelah Tengah Malam Tak Baik, Tapi Ada yang Bisa Kamu Lakukan agar Tetap Lebih Sehat
Tekanan dan gesekan yang berulang-ulang tersebut akan melemahkan kolagen dan elastin pada kulit, yang mempercepat hilangnya kekencangan dan elastisitas, terutama di area-area yang sensitif.
Danovich juga bilang, tidur telentang menjadi posisi yang paling ramah bagi kulit karena mencegah kontak langsung antara wajah dan bantal sehingga mengurangi ketegangan dan penumpukan cairan.
Ia menambahkan, “Tidur telentang juga membantu menjaga kesimetrisan wajah dan melindungi dari kerutan. Untuk manfaat tambahan, meninggikan kepala sedikit dapat mengurangi bengkak dengan meminimalkan retensi cairan."
Cara mencegah dan mengatasi penuaan akibat posisi tidur
Jika kamu tidak bisa tidur jika posisinya tidak menyamping atau tengkurap, Danovich memberikan beberapa cara yang harus konsisten dilakukan untuk membantu melindungi kulit dari kerusakan lebih lanjut yang berhubungan dengan tidur.