PejuangKantoran.com - Sunscreen adalah perlindungan penting untuk mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV dan risiko kanker.
Namun, banyak orang secara tidak sadar membuat kesalahan dalam penggunaannya.
Berikut ini delapan kesalahan umum yang sering terjadi dan tips dari para ahli dermatologi untuk menghindarinya.
Terlalu Sedikit Mengoleskan Sunscreen
Salah satu kesalahan terbanyak adalah penggunaan krim yang terlalu tipis. Untuk wajah dan leher, dianjurkan setidaknya satu sendok teh; seluruh tubuh sebaiknya menggunakan sekitar satu ons (sekitar gelas kecil) agar perlindungan sesuai dengan label SPF.
Melewatkan Area yang Sering Terlupakan
Lubang telinga, garis rambut, leher belakang, bibir, dan atas kaki sering tidak mendapat perhatian saat pemakaian. Padahal area-area ini juga rentan terkena sinar UV dan risiko kanker kulit.
Baca Juga: WhatsApp Bakal Punya Fitur untuk Mengambil Foto dari Facebook dan Instagram secara Langsung
Tidak Menggunakan Sunscreen Sehari-hari
Bahkan di hari mendung atau saat berada di dalam ruangan dekat jendela, paparan UVA/UVB tetap terjadi. Sebaiknya sunscreen dengan SPF ≥30 dipakai setiap pagi sebelum aktivitas luar ruangan.
Memakai Produk yang Sudah Kedaluarsa
Krim tabir surya memiliki tanggal berlaku dan dapat kehilangan efektivitasnya saat disimpan terlalu lama atau terkena panas. Produk yang berubah warna, bau, atau tekstur harus segera dibuang.
Mengandalkan Makeup atau Moisturizer dengan SPF
Ini sering dianggap cukup, padahal perlindungan dari makeup saja tidak memadai. Sunscreen spektrum luas tetap diperlukan sebagai lapisan dasar sebelum produk lain digunakan.