Bahaya Banget Minum Minuman Beralkohol Setelah Olah Raga. It's a Very Big No No. Ini Alasannya!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Rabu, 23 Juli 2025 | 16:20 WIB
Setelah berolah raga, apalagi dengan intensitas tinggi, minumlah air putih, minuman isotonik, atau air kelapa agar tubuhmu tetap sehat bukan dengan minum minuman beralkohol! (Google Gemini)
Setelah berolah raga, apalagi dengan intensitas tinggi, minumlah air putih, minuman isotonik, atau air kelapa agar tubuhmu tetap sehat bukan dengan minum minuman beralkohol! (Google Gemini)

Pejuangkantoran.com – Beberapa hari belakang, ramai di medsos yang menanggapi sebuah video di event Pocari Sweat Run Indonesia 2025 di Bandung (19-20 juli 2025) yang menunjukkan beberapa orang membagi-bagikan minuman dalam gelas plastik di cheering zone, menjelang finish.

Tampak ada pelari yang menerima minuman itu dan meminumnya sambil dikelilingi orang-orang yang bukan peserta lari dengan bersorak-sorak. Yang menjadi masalah, ternyata minuman itu adalah bir.

Menurut akun IG @freerunner_bdg, ini adalah inisiatif dari Freerunner Bandung dan Pace n Place sebagai pelaksana penyelanggara event lari tersebut, bukan dari sponsornya, Pocari Sweat. Komunitas ini juga telah meminta maaf atas hal tersebut dan mengakui inisiatif ini dan akan mengevaluasi hal tersebut.

Bir bukan saja tidak lazim diminum setelah berolah raga, namun minum minuman beralkohol setelah berolah berat seperti lari 5K, 10K, half marathon, atau full marathon, sangat-sangat tidak disarankan.

Kenapa? Karena ternyata minum minuman beralkohol seperti bir, sesudah olah raga berat itu sangat berbahaya bagi tubuh.

Baca Juga: Agar Terhindar Dari Dehidrasi Saat Olah Raga, Lebih Baik Minum Air Putih Atau Minuman Elektrolit?

Menambah Dehidrasi Tubuh

Olah raga itu akan menguras cairan tubuh kita. Jika kita tidak melakukan rehidrasi maka tubuh bisa terkena dehidrasi. Dan dehidrasi bisa menyebabkan antara lain gangguan fungsi ginjal, kejang, gangguan sistem pencernaan, hingga penurunan kesadaran.

Tak hanya bersifat karsinogenik, menaikkan tingkat kortisol (yang berasosiasi dengan hipertensi), bisa mengganggu pola tidur, sifat dari minuman beralkohol adalah diuretik. Sifat ini akan mendorong orang yang meminumnya untuk buang air kecil lebih sering/banyak.

“Semakin banyak kamu minum (minuman beralkohol), maka kamu makin terdehidrasi yang bisa mengakibatkan konsekuensi yang serius untuk tahapan recovery (sehabis berolah raga) dan kesehatan secara umum,” ujar Kelli Santiago,  board-certified sports dietitian and wellness coach di University Hospitals, Cleveland, Ohio, Amaerika Serikat di halaman blog uhhospitals.org.

Senada dengan pendapat Kelli Santiago, dalam web site runningscience.com.au disebutkan bahwa banyak studi yang menunjukkan bahwa minum minuman beralkohol setelah olah raga akan menghambat recovery dan penyesuaian tubuh. Tidak ada hal yang aman sama sekali melakukan hal tersebut, menurut web site ini.

Menurut Tubuh Kita Alkohol Adalah Racun

Menurut blog dalam coniferpark.com, studi yang dilakukan pada tikus dan sel otot manusia menunjukkan bahwa konsumsi alkohol dapat mengakibatkan penurunan ukuran dan kekuatan otot yang signifikan.

Konsumsi alkohol secara kronis dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk memetabolisme dan menggunakan protein. Inilah yang dapat menyebabkan penyusutan otot dan kelemahan secara keseluruhan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: healthline.com, Berbagai sumber, coniferpark.com, uhhospitals.org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X